Harian Haluan

Harianhaluan.com

Home »

pemda

Atasi Konflik Sosial, Pasaman Barat Pakai Aplikasi Elektronik

Atasi Konflik Sosial, Pasaman Barat Pakai Aplikasi Elektronik
Bupati Pasaman Barat, Syahiran saat pengambilan fhoto mobile untuk paspor di kantor bupati setempat didampingi Kaban Kesbangpol, Edison Zelmi dan Kepala Bidang Kewaspadaan dan Pengawasan Masyarakat Badan Kesbangpol Pasaman Barat, Yosmar Difia. (Idenvi Susanto) 
Menurutnya, dengan photo mobile ini masyarakat tidak harus ke Bukittinggi atau ke Padang lagi untuk urusan pembuatan paspor.

     

Cukup hanya di Simpang Empat Pasaman Barat masyarakat melengkapi berkas administrasi. Selanjutnya petugas dari Imigrasi Kelas II Agam yang akan datang ke Simpang Empat untuk pelaksanaan photo buat paspor dan mengantar paspor yang sudah jadi ke Simpang Empat.

     

"Program ini digagas oleh Kabid Kewaspadaan dan Pengawasan Masyarakat Badan Kesbangpol Pasaman Barat, Yosmar Difia. Ini terobosan yang sangat baik untuk mempermudah masyarakat. Apalagi didukung penuh Kantor Imigrasi kelas II Agam," sebut Syahiran.

     

Sementara itilu, Kepala Badan Kesbangpol Pasaman Barat, Edison Zelmi mengatakan pihaknya membuat terobosan baru ini dalam rangka mempermudah kinerja Badan Kesbangpol mendeteksi permasalahan yang ada.

     

"Pasaman Barat merupakan salah satu daerah rawan konflik sehingga dibutuhkan gerak cepat untuk mendeteksinya sebelum berkembang menjadi masalah besar. Aplikasi ini saya ciptakan dan terapkan tentunya untuk mempermudah dalam mendeteksi setiap masalah dan dapat diselesaikan dengan cepat " ujarnya.

 

Edison berharap tentunya dua program baru ini dapat didukung oleh semua pihak dalam rangka meningkatkan kinerja dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

   

"Tanpa dukungan semua pihak maka niscaya Badan Kesbangpol dapat bekerja dengan maksimal meskipun dengan program yang bagus," sebutnya.

      

Kepala Bidang Kewaspadaan dan Pengawasan Masyarakat Badan Kesbangpol Pasaman Barat, Yosmar Difia mengharapkan dengan adanya MoU dengan Kantor Imigrasi maka masyarakat sudah bisa mengurus paspor di Simpang Empat saja, tidak perlu ke Bukittinggi dan Padang.

      

"Mudah-mudahan terobosan baru ini bermanfaat bagi masyarakat dalam rangka mempermudah pengurusan papsor," kata Yosmar Difia. (h/idn).

 

Editor: Rivo Septi Andries

Ikuti kami di