MENU TUTUP
TERKAIT BANK NAGARI

PDI Perjuangan Panggil Tiga Kepala Daerah

Kamis,03 Agustus 2017 | 17:28:36 WIB
PDI Perjuangan Panggil Tiga Kepala Daerah Alex Indra Lukman

PADANG, HALUAN – PDI Perjuangan Sumbar akan meminta penjelasan dari tiga orang kadernya yang tengah menjabat kepala daerah, seputar dugaan polemik di internal PT Bank Pembangunan Sumbar yang lebih dikenal dengan Bank Nagari.

"Bank Nagari itu merupakan perusahaan daerah yang jadi kebanggaan Sumatera Barat. Kita tak ingin kasusnya seperti BUMN lain, untuk dijadikan pelaksana tugas (Plt) Komisaris Utama saja, orang Minang tak pula dipercaya pemegang saham," ungkap Ketua DPD PDI Perjuangan Sumbar, Alex Indra Lukman, dalam keterangan persnya, Kamis (3/8).

Pernyataan ini disampaikan Alex, setelah menggelar rapat dengan pengurus bersama anggota DPRD Sumbar dari PDI Perjuangan, Rabu sore. Rapat ini tak ditampik Alex juga berkaitan dengan kejadian hampir semua pejabat eksekutif (Kepala divisi dan cabang), melayangkan surat mosi tidak percaya untuk Direktur Utama dan Direktur Kredit. Surat tersebut juga ditujukan ke gubernur, walikota, bupati serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Kita sudah mendengar informasi dari kader kita di lembaga legislatif. Tentu kita juga perlu mendengar informasi dari kepala daerah yang notabene adalah pemegang saham di bank milik Pemprov Sumbar ini," terangnya.

Diketahui, tiga kader PDI Perjuangan, saat ini tengah menjabat kepala daerah di Sumbar. Yakni Bupati Dharmasraya, St Riska Tuanku Kerajaan, Irfendi Arbi (Bupati Limapuluh Kota) dan Yudas Sabagalet (Bupati Kepulauan Mentawai). Dari ketiga kepala daerah itu, Mentawai tercatat sebagai pemegang saham terbesar ketiga di bank tersebut.

Dikatakan Alex, PDI Perjuangan merasa khawatir dengan keberlanjutan perusahaan yang telah berbadan hukum perseroan terbatas itu. Selama ini, tambah Alex, Bank Nagari merupakan penyumbang terbesar bagi pendapatan asli daerah (PAD). "Sejak masuk direksi yang baru, terjadi gejolak diinternal sehingga mengganggu kinerja perusahaan secara umum. Gejolak ditingkat direksi ini juga tak mampu dikendalikan oleh para komisarisnya," terang Alex yang didampingi Rizanto Algamar (anggota Komisi V DPRD Sumbar) dan Albert Hendra Lukman (Ketua Fraksi PDIP, PKB dan PBB DPRD Sumbar).

Informasi yang didapat, terang Alex, pencapaian kuartal I Bank Nagari baru mencapai angka Rp77,15 miliar lebih. Sementara, target tahunan yang telah ditetapkan pemegang saham sebesar Rp430 miliar lebih. Jika dibandingkan pencapaian laba tahun lalu di periode yang sama, terjadi penurunan sebesar 30,76 persen. Pada periode yang sama tahun lalu, Bank Nagari masih sanggup membukukan keuntungan Rp111,44 miliar.

"Jika kita lihat kinerja direksi dan komisaris dari sisi pencapaian laba, masih jauh dari target yang dibebankan. Ini perlu kita cari tahu penyebabnya, kenapa sampai terjun bebas pendapatan laba ini," terang Alex yang juga anggota Komisi V DPR RI itu.

"Jangan sampai kasusnya seperti PT Semen Padang ini. Sudah lah kontribusi bagi pendapatan daerah tak signifikan, dipercaya jadi Plt Komisaris Utama tidak pula oleh pemegang sahamnya," tambah anggota DPR RI Dapil Sumbar I ini.

Informasi yang didapat, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) di tiga bulan perdana 2017, terjadi pembengkakan ke angka 3,24% (gross) atau mencapai Rp443,76 miliar dari posisi sebelumnya 3,16%. Persentase kredit produktif dengan konsumtif, juga semakin melebar.

Pada periode Januari hingga Maret tahun lalu, porsi kredit produktif berada di angka 30% dan 70% sisanya merupakan kredit konsumtif. Saat ini, porsi kredit produktif menyusut ke angka 22% dan kredit konsumtif meningkat menjadi 78%.

Rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) juga tercatat naik ke angka 83,83%, bandingkan dengan BOPO Bank Nagari di tiga bulan pertama tahun ini yang masih bertengger di angka 76,38%. Rasio keuangan lainnya seperti return on asset (ROA) juga turun ke angka 1,65,% dari posisi sebelumnya 2,82%. Return on equity (ROE) perusahaan juga ikut turun ke angka 13,35% dari posisi sebelumnya 22,43%. (h/ben)

 

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
Loading...
1

Bergetar Belasan Kali, Waspadai Megathrust Mentawai

2
Selembar Uang Pemanggil Jamaah

Kisah Bang Dul, Pakar Seksologi yang Memilih Jalan Sebagai Pengurus Masjid

3

 Siapa Rodriguez?  si Cantik Ini Jadi Pusat Perhatian di Laga Piala Dunia

4

Disebut Layak Gantikan Irwan Prayitno, Nofi Candra: Saya Sudah Jadi 'Gubernur Tani'

5

Jadi Ketua Umum Iluni, Ali Mukhni Mau Maksimalkan Peran 140 Ribu Alumni UNP

6

Bangun Silaturahim, Seratusan Alumni Fhua '82 Halal bi Halal di Padang

7

Pagi Ini, Arus Lalin Bukittinggi-Batusangkar Macet Parah

8

Lima Rumah Terbakar di Tabek Gadang, Aua Kuning Bukittinggi

9

Ditinggal Pergi Melayat, Rumah di Pasar Sumani Hangus Dilalap Api

BERIA SEBELUMNYA +
Loading...
Bawa Ganja, Pemuda Gantung Ciri Diciduk di Pangkalan Ojek Salayo

Bawa Ganja, Pemuda Gantung Ciri Diciduk di Pangkalan Ojek Salayo

Jumat,22 Juni 2018 - 15:43:26
Halalbihalal, Danlantamal II Kunjungi Korem 032/Wbr dan Polda Sumbar

Halalbihalal, Danlantamal II Kunjungi Korem 032/Wbr dan Polda Sumbar

Jumat,22 Juni 2018 - 11:01:13
Keripik Balado Shirley Lebaran, Penjualan Naik 70 Persen

Keripik Balado Shirley Lebaran, Penjualan Naik 70 Persen

Jumat,22 Juni 2018 - 10:31:39
Setelah Libur Panjang, 22 ASN Pemprov Bolos Kerja

Setelah Libur Panjang, 22 ASN Pemprov Bolos Kerja

Jumat,22 Juni 2018 - 10:13:27
Viral di Medsos, Inilah Penampakan Bukik Baka Kamang Magek

Viral di Medsos, Inilah Penampakan Bukik Baka Kamang Magek

Jumat,22 Juni 2018 - 09:37:00
Memasuki Hari Kelima,  Korban Tenggelam di Pantai Sasak Belum Ditemukan

Memasuki Hari Kelima,  Korban Tenggelam di Pantai Sasak Belum Ditemukan

Jumat,22 Juni 2018 - 09:06:18
Kasus Korupsi IPDN Baso Tahap II Segera Disidangkan

Kasus Korupsi IPDN Baso Tahap II Segera Disidangkan

Jumat,22 Juni 2018 - 08:55:42
Debat Publik  ke-3 Pilkada Padang,   Lumayan Seru

Debat Publik  ke-3 Pilkada Padang,   Lumayan Seru

Jumat,22 Juni 2018 - 08:50:46
Terseret Ombak 20 Jam, Jasad Noldi  Ditemukan Mengapung

Terseret Ombak 20 Jam, Jasad Noldi Ditemukan Mengapung

Jumat,22 Juni 2018 - 08:27:01
Bergetar Belasan Kali,  Waspadai  Megathrust Mentawai

Bergetar Belasan Kali, Waspadai Megathrust Mentawai

Jumat,22 Juni 2018 - 06:59:17
Selengkapnya