Harian Haluan

Harianhaluan.com

Bawa Sabu, Atlet Judo di Padang Diciduk Polisi

Bawa Sabu, Atlet Judo di Padang Diciduk Polisi
Ilustasi/Haluan 

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Mantan atlet Judo menjadi tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Ironisnya, mantan atlet tersebut yang berinisial N (27) diajarkan oleh keponakannya T (17) yang merupakan pelajar putus sekolah untuk menggunakan barang haram tersebut.

Keduanya ditangkap oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) di Jalan S. Parman tepatnya depan makam pahlawan, Kelurahan Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Senin (5/2) lalu.

Tersangka N merupakan warga Cupak Tangah, RT 03, RW 02, Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang dan T warga jalan Alai Kapalo Koto, RT 04, RW 03, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

"Dari kedua tersangka diperoleh 10 paket atau paket hemat narkotika golongan 1 bukan tanaman jenis sabu dengan berat 0,29 gram,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol Kumbul KS di Mapolda Sumbar, Selasa (13/2).

Kumbul menjelaskan penangkapan atlet dan pelajar ini menjadi perhatian. "Dari 10 kasus tindak pidana narkoba yang ditangani Ditresnarkoba Polda Sumbar dengan 14 tersangka kasus atlet dan pelajar yang menjadi perhatian selama minggu awal bulan Februari ini,” jelasnya.

Kumbul KS menambahkan, sedangkan untuk pelaku berinisial T merupakan remaja putus sekolah. Dia memikiki hubungan dengan pelaku N yang merupakan paman yang bersangkutan.

"Dari keterangan pelaku mereka hanya sebagai pemakai, ini masih kita dalami. Sebab, barang bukti yang ditemukan telah dipecah menjadi 10 paket siap edar tersebut,” tandasnya.

Kumbul menerangkan dari 10 kasus dan 14 tersangka total barang bukti yang diamankan oleh petugas cukup banyak.

 "Total barang bukti yang diamankan sebanyak 181,44 gram sabu, 396,44 gram daun ganja, dan 17 pil ekstasi, pengungkapan ini khusus dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar,” ungkapnya.

Para tersangka dikenakan pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara dan atau hukuman mati.

Terpisah Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar Syaiful saat dikonfirmasi mengaku baru mengetahui dari media yang hendak mengkonfirmasi.

"Saya berterima kasih kepada kawan-kawan media yang sudah memberitahu dan mengkomunikasikan tentang ditangkapnya mantan atlet tersebut,” kata Syaiful di ruang kerjanya di Jalan Rasuna Said, Kota Padang.

Loading...
Ikuti kami di
Loading...
Loading...