Harian Haluan

Harianhaluan.com

Nomor 4, Fadly - Asrul Dapat Angka Keramat

Nomor 4, Fadly - Asrul Dapat Angka Keramat
Fadly - Asrul mendapatkan nomor urur empat di Pilkada Padang Panjang. 

PADANG, HALUAN – Penetapan nomor urut calon pasangan Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang akhirnya resmi ditetapkan lewat pengundian yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (3/12) malam di Gedung M Syafei. Pasangan Fadly Amran – Asrul memperoleh nomor urut empat. Angka empat termasuk yang ‘keramat’ oleh masyarakat Minang.

Untuk nomor urut satu, adalah pasangan Mawardi – Taufik Idris, nomor urut dua, Hendri Arnis – Eko Furqani, untuk nomor tiga disematkan kepada pasangan Rafdi Meri – Ahmad Fadli. Nomor itu akan dipakai pasangan calon sampai akhir Pilkada nantinya. Nomor yang akan menjadi simbol dalam bersosialisasi di tengah masyarakat.

Bagi Fadly – Asrul, nomor urut empat menjadi spirit lebih. Bilangan genap yang di tengah masyarakat Minang banyak dipakai. Filsofi bertutur masyarakat Minang juga dikenal dengan kato nan ampek. Mulai dari kato mandaki, kato mandata, kato manurun dan kato malereang. Filsofi bertutur ini selalu dipegang oleh Fadly – Asrul. Keduanya pemimpin yang segala sikapnya berpijak pada budaya dan adat. “Alhamdulillah, nomor empat menjadi spirit tambahan bagi kami dalam berjuang bersama masyarakat. Angka empat tak sekadar bilangan semata saja, tapi memiliki makna dan filsofi yang dekat dengan kultur Minangkabau,” tutur Fadly Amran usai penetapan nomor urut.

Hal yang sama diungkapkan Asrul. Pamong senior yang kenyang pengalaman karena 34 tahun mengabdi di Padang Panjang menyebut, angka empat juga tentang tatanan pemangku adat Minang yang disebut ampek jinih, yang terdiri dari penghulu, manti, dubalang dan malin. “Angka empat menjadi bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat Minang. Kami merasa dapat kehormatan mendapatkan nomor urut ini,” papar Asrul.

Selain itu, angka empat juga menjadi pembagian adat Minangkabau. Adat nan sabana adat, adat nan diadatkan, adat teradat dan adat istiadat. Hal ini sangat melekat dengan masyarakat Padang Pajang yang memegang teguh adat Minangkabau. Kota yang sarat sejarah dan memiliki peran penting di Sumbar.
Angka empat memicu Fadly – Asrul untuk terus mengabdi. Pilkada bagi keduanya tidak sekadar ajang untuk merebut kekuasaan, tapi lebih kepada jalan pengabdian yang memang sudah dianggap wajib oleh keduanya. (h/ben)

Editor: Bhen Maharajo

Loading...
Ikuti kami di
Loading...
Loading...