Harian Haluan

Harianhaluan.com

Presiden Jokowi Dukung Pengembangan Majelis Zikir Babussalam

Presiden Jokowi Dukung Pengembangan Majelis Zikir Babussalam
SERAHKAN BUKU—Boy Lestari menyerahkan buku biografri Majelis Zikir Babussalam kepada Presiden Jokowi di Bandara Internasional Minangkabau, Jumat (9/2) sore. IST 

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Ketua Umum DPP Majelis Zikir Babussalam, Boy Lestari, bertemu dengan Presiden Jokowi menjelang rombongan kepresidenan berangkat ke Jakarta, Jumat (9/2) sore. Pada pertemuan tersebut, Boy dan Jokowi membicarakan beberapa hal, salah satunya tentang pengembangan Majelis Zikir Babussalam.

Boy Lestari menceritakan, pertemuan tersebut berlangsung lima menit di ruangan VIP Bandara Internasional Minangkabau. Pada pertemuan itu, Jokowi menyatakan dukungannya terhadap pengembangan Majelis Zikir Babussalam.

“Saya diajak bertemu dengan Pak Jokowi pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Pantai Padang. Waktu itu, beliau mengajak saya bertemu pada sore harinya. Kami bertemu di BIM saat beliau akan berangkat ke Jakarta. Saya menghadiahi beliau buku Majelis Zikir Babussalam. Setelah itu, kami bicara empat mata,” tutur ketua DPW Gebu Minang Sumbar itu di Padang, Rabu (14/2).

Boy menceritakan, pada pertemuan khusus itu, ia dan Jokowi membicarakan empat hal. Pertama, Jokowi menyarankan kepada Boy untuk mencetak buku Majelis Zikir Babussalam lebih bagus dan lebih banyak. Kedua, Jokowi berharap kunjungan kali ini bermakna untuk Sumbar dengan berbagai program yang diberikan, antara lain, pembangunan tol Padang Pariaman—Pekanbaru, revitalisasi rumah gadang di Solok Selatan, dan pembangunan museum Adinegoro di Sawahlunto. Ketiga, Jokowi mengundang Boy ke Istana Presiden di Bogor untuk berdiskusi lebih panjang. Keempat, Jokowi mendukung penuh pembentukan Majelis Zikir Babussalam di 34 provinsi.

“Pengurus Majelis Zikir Babussalam dilantik oleh Ketua MPR, Zulkifli Hasan, pada Mei 2017 di Bukittinggi. Hingga kini, Majelis Zikir Babussalam sudah punya cabang di Sumbar, Bengkulu, Jambi, Riau, dan Kepulauan Riau. Saya ingin Majelis Zikir Babussalam skopnya nasional. Oleh karena itu, saya meminta restu dari Presiden,” ucapnya.

Majelis Zikir Babussalam, kata Boy, merupakan wadah dakwah secara damai, beradab, santun, dan menenangkan kalbu. Di tengah berbagai kondisi Indonesia saat ini, ia ingin majelis zikir yang dibentuknya itu menjadi penyejuk dan penengah.

“Selain itu, untuk meredam dan menangkal radikalisme, penghinaan dan kekerasan terhadap ulama yang marak terjadi akhir-akhir ini,” ujarnya.

Selain kepada Jokowi, buku Majelis Zikir Babussalam diserahkan Boy kepada Kapolri, Jenderal Tito Karnavian; Pangilma TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto; dan Ketua MPR, Zulkifli Hasan, pada kunjungan mereka ke Sumbar dalam rangka peringatan HPN.

Boy menambahkan, pertemuannya dengan Jokowi pada Jumat yang lalu merupakan pertemuan yang kali keempat. Ia bertemu saat Jokowi berkunjung ke Sumbar. Pada pertemuan sebelumnya, ia menghadiahkan buku biografinya kepada Jokowi. (h/dib)

 

Loading...
Ikuti kami di
Loading...
Loading...