Harian Haluan

Harianhaluan.com

Home »

pemda

Kementerian Maritim Pioritaskan Pembangunan Teluk Tapang Pasbar

Kementerian Maritim Pioritaskan Pembangunan Teluk Tapang Pasbar
Bupati Pasaman Barat H.Syahiran persentasekan pembagunan jalan Teluk tapang ke Menko Kemaritiman. (Idenvi Susanto) 

PASBAR, HARIANHALUAN.COM- Pembangunan jalan menuju Pelabuhan Teluk Tapang Air Bangis Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mendapat perhatian serius dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan untuk segera dibangun.

Bupati Pasaman Barat H.Syahiran, didampingi Kepala Badan Perencanaan Daerah Pasaman Barat Jhoni Hendri mengatakan, ketika kita melakukan pertemuan dengan Menko Kemaritiman minggu lalu di Jakarta bersama Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit dan mendapat respon yang baik. Pembangunan jalan menuju Teluk Tapang akan menjadi pioritas.

Syahiran mengatakan pihaknya telah melakukan persentasi di depan Menko Bidang Kemaritiman agar pembangunan jalan menuju pelabuhan bisa dianggarkan dari dana pusat.

"Persentase itu mendapat respon yang sangat baik dari Menko Kemaritiman dan disuruh melengkapi data untuk segera diusulkan dan diprioritaskan," katanya.


Semantara itu Kepala Bappeda Pasaman Barat, Jhoni Hendri menambahkan pertemuan dengan Menko Kemaritiman merupakan terobosan dari Wakil Gubernur Sumbar dan Bupati Pasaman Barat dalam rangka percepatan pembangunan jalan menuju Pelabuhan Teluk Tapang.

"Menko Kemaritiman sangat respon karena pembangunan fisik pelabuhan telah selesai sementara jalan belum siap. Ini menjadi perhatian serius dan akan diprioritaskan," ujarnya.

Menurutnya sesuai arahan dari Menko Kemaritiman pihaknya disuruh melengkapi data kebutuhan yang akan dibangun.

"Kita sudah turun kelapangan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan untuk melengkapi data. Rapat bersama pihak kementrian dan Pemprov Sumbar juga sudah dilakukan," sebutnya.

Setelah data disiapkan maka akan persentase ulang dan menyerahkan ke Pemprov Sumbar nantinya. Data tersebut akan diserahkan oleh Pemprov ke pihak kementrian nantinya sebab kewenangan pembagunan jalan itu terletak di provinsi.

"Saat ini jalan sepanjang 1,2 kilometer sudah diaspal sementara sepanjang 41,4 kilometer belum dan mudah-mudahan diprioritaskan. Selain itu sekitar 12 jembatan besar dan 6 jembatan kecil bisa dibangun," harapnya.



Ikuti kami di