MENU TUTUP

Berhenti Mengolok Anak Autis

Rabu, 04 April 2018 | 09:13:47 WIB
Berhenti Mengolok Anak Autis Ilustasi/Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM— Masyarakat diminta untuk tidak menjadikan kata autis sebagai bahan olok-olokan. Sebab hal tersebut tidak etis untuk dijadikan bahan bercandaan.

“Saat ini kencederungan yang berkembang di tengah masyarakat kata autis sering menjadi bahan olok-olokan. Contohnya saja, jika ada perilaku seseorang yang sibuk dengan aktivitasnya sendiri maka disebut autis dan semua akan tertawa mendengarnya,”ujar Kepala UPTD Layanan Disabilitas Dan Pendidikan Inklusif (LDPI) Dinas Pendidikan Kota Padang, Yoszya Sukawati, Selasa (3/4).

Dikatakan Yoszya, padahal penyandang autis tidak pernah meminta mereka terlahir sebagai autis. Sebab olok-olokan seperti itu, dapat menyakiti mereka.

“Mari hargai dan tingkatkan kepedulian terhadap penyandang autis, dengan berhenti mengolok-olok atau menjadikan kata autis sebagai bahan bercandaan,”jelasnya saat memperingati Hari Autis Internasional.

Ia menjelaskan sebenarnya penyandang autis memiliki keunikan dan mampu berbaur dengan orang normal. Tak hanya itu, terkadang juga memiliki prestasi yang menonjol di sekolah. Asalkan, orangtua dan lingkungan sekitar mendukung, dan memberikan edukasi yang mencukupi.

“Saat ini perhatian pemerintah terhadap penyandang autis sudah cukup baik dengan disediakannya sekolah inklusi,”sebutnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Orang Tua Anak Autisme (AORTA) Eryanto meminta agar masyarakat peduli dengan anak-anak penyandang autis, dan menghapus stigma autis adalah penyakit kejiwaan,

“Autis berbeda dengan disabilitas karena autis lebih kepada gangguan interaksi, komunikasi sementara disabilitas hanya gangguan pada salah satu fungsi tubuh yang permanen, bukan penyakit kejiwaan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya terus mensosialisasikan pentingnya mendeteksi autisme pada anak sejak usia dini. Karena banyak orang tua yang menganggap lambatnya tumbuh kembang anak adalah hal biasa dan masih mengira-ngira kondisi tersebut.

“Deteksi dan terapi sedini mungkin menjadikan si penderita lebih dapat menyesuaikan dirinya dengan yang normal.” ujarnya.

Pihaknya berharap kasus diskriminasi bahkan bullying terhadap anak autis tidak ada lagi. Ia mengimbau para orang tua yang memiliki anak autis, dapat menerima kondisi tersebut.

“Para orang tua harus ikhlas menerima kondisi anak, pikirkan tentang masa depan anak, misalnya dengan membawa anak ke tempat terapi, serta merubah kebiasaan menyembunyikan anak dari lingkungan, dan juga bisa mengikuti seminar seputar autis,” katanya. (h/mg-mel)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
Loading...
1

Lalu Muhammad Zohri dan Misteri Lintasan 8

2

Warga Talang Tangkap Tiga Pocong Jadi-jadian

3

Perjalanan ICBS Payakumbuh Hingga Jadi Pesantren Favorit di Sumbar 

4

Bupati Irdinansyah Tarmizi Desak OPD Percepat Kegiatan

5

Prancis vs Kroasia Malam Ini, Siapa Juara Piala Dunia 2018?

6

Rumah Kelahiran Pahlawan Nasional yang Terlupakan

7

Dua Rumah Terbakar, Seorang Nenek Tewas Terpanggang

8

PWRI Sumbar Halalbihalal di Lubuk Basung

9

PAN dan Perindo Daftarkan Bacaleg ke KPU Sawahlunto

BERIA SEBELUMNYA +
Loading...
Milad ke-14 JEMARI Sakato,  Dorong Pemda Tingkatkan Pelayanan Publik

Milad ke-14 JEMARI Sakato, Dorong Pemda Tingkatkan Pelayanan Publik

Selasa, 17 Juli 2018 - 14:59:19
Aktifitas Segmen Sianok Penyebab Gempa Bukittinggi

Aktifitas Segmen Sianok Penyebab Gempa Bukittinggi

Selasa, 17 Juli 2018 - 14:31:38
Pemkab Dharmasraya dan Kemedikbud Gelar Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga

Pemkab Dharmasraya dan Kemedikbud Gelar Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga

Selasa, 17 Juli 2018 - 14:16:29
Kota Bukittingi Diguncang Gempa Bumi

Kota Bukittingi Diguncang Gempa Bumi

Selasa, 17 Juli 2018 - 11:05:42
PKS Payakumbuh Pertama Mendaftar ke KPU

PKS Payakumbuh Pertama Mendaftar ke KPU

Selasa, 17 Juli 2018 - 10:40:10
Tuan Rumah Jambore PKK se Sumbar  . Bupati: Pengunjung Diharap Terbius Keindahan Pessel

Tuan Rumah Jambore PKK se Sumbar . Bupati: Pengunjung Diharap Terbius Keindahan Pessel

Selasa, 17 Juli 2018 - 10:37:04
IMPP Gelar Halalbihalal Terbesar

IMPP Gelar Halalbihalal Terbesar

Selasa, 17 Juli 2018 - 10:33:46
Kota Padang Kembali Masuk Nominasi Pemenang IAA 2018

Kota Padang Kembali Masuk Nominasi Pemenang IAA 2018

Selasa, 17 Juli 2018 - 10:27:26
Kloter Pertama CJH Padang  Berangkat ke Tanah Suci Pagi Ini

Kloter Pertama CJH Padang Berangkat ke Tanah Suci Pagi Ini

Selasa, 17 Juli 2018 - 10:23:58
Kampia Pandan Cendera Mata Khas dari Ambun Pagi

Kampia Pandan Cendera Mata Khas dari Ambun Pagi

Selasa, 17 Juli 2018 - 09:55:31
Selengkapnya