Harian Haluan

Harianhaluan.com

Ada Pabrik Miras di Payakumbuh, Modus Sebagai Tempat Jual Buah-Buahan

Ada Pabrik Miras di Payakumbuh, Modus Sebagai Tempat Jual Buah-Buahan
Polres Payakumbuh gerebek lokasi yang diduga pabrik miras di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Padang Tinggi Piliang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kamis siang (12/04) 

PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM--Jajaran Polres Payakumbuh berhasil menggerebek pabrik yang diduga memproduksi ribuan botol minuman keras di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Padang Tinggi Piliang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kamis siang (12/04) sekitar pukul 13.30 WIB.

Penggerebekan tersebut membuat geger masyarakat sekitar pasalnya mereka tak menyangka lokasi yang diselubungkan sebagai tempat menjual buah tersebut ternyata digunakan sebagai pabrik miras.

Kapolres Payakumbuh AKBP Endrastiawan Setyowibowo, melalui Kabag Ops Polres Payakumbuh Kompol, Basrial membenarkan penggerebekan pabrik miras tersebut. "Benar, tadi kita melakukan penggerebekan. Kita amankan ribuan botol miras dari berbagai merek. Sampai saat ini terus kita lidik," ucap Kompol Basrial, Kamis sore (12/04).

Dari penggerebekan tersebut, Polisi mengamankan ratusan kardus yang berisi ribuan botol miras dari berbagai merek berbagai merek minuman keras seperti Anggur merah, Basoka, Asoka blue, Vodka dan Whisky. Selain itu, polisi juga menemukan bahan untuk pembuatan miras oplosan seperti alkohol, gula, dan zat lainnya.

Delapan orang pekerja termasuk salah satu anak pemilik lokasi tersebut yang bernama Bangkit turut diamankan pihak kepolisian. Bangkit mengaku pabrik miras tersebut telah beroperasi selama lebih kurang 1 bulan.

"Produksi miras berdasarkan hasil pesanan. Jika ada yang pesan, pihak gudang membeli satu botol sampel, baru dibuat miras yang dipesan konsumen," ujarnya. 

Selain Bangkit, polisi juga mengamankan 7 orang pekerja lainnya yakni Carkim, Taskim, dan Danu berasal dari Indramayu. Kemudian Sutrisno, Sumono dan Rasyid berasal dari Tegal serta Sabari berasal dari Tangerang. Selain itu, polisi juga mengamankan ribuan botol miras, ratusan botol kosong sirup marjan, ratusan dus, 3 bekas drum penyimpan alkohol, 3 buah jerigen, 2 karung tutup botol, alat untuk pemasangan tutup botol.

Pantauan Haluan, Lokasi tersebut saat ini sudah dipasang Police Line. Tampak sejumlah ruangan yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan bahan baku, gudang botol serta tempat pengolahan. Sejumlah bahan-bahan dan alat yang diduga dijadikan alat untuk memproduksi juga berserakan. (mg-ari) 

 

Loading...
Loading...
Loading...