MENU TUTUP

BPCB Sumbar: Banyak Cagar Budaya yang Belum Ditemukan di Pariaman

Senin,16 April 2018 | 18:12:55 WIB
BPCB Sumbar: Banyak Cagar Budaya yang Belum Ditemukan di Pariaman  Wakil Bupati Padang Pariaman saat berdiskusi budaya pada acara tersebut, Senin (16/4). Khairul

PADANG PARIAMAN,  HARIANHALUAN.COM--Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumbar mengadakan sinergitas publikasi pelestarian cagar budaya di Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (16/4).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permusiuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Harri Widianto.

Kepada Haluan, Harri mengatakan, masih banyak masyarakat yang belum sadar pentingnya melestarikan kebudayaan.

"Padahal banyak nilai dan manfaat yang dapat diambil dari kebudayaan baik dari cagar budaya maupun kebudayaan tak benda," ujarnya. 

Ia juga menyampaikan, keyakinannya bahwa banyak situs-situs cagar budaya di daerah Padang Pariaman ini. Pasalnya di Pariaman ada tokoh yang namanya Syekh Burhanuddin yang merupakan pembawa ajaran islam pertama di Pariaman.

"Saya yakin dan percaya di Pariaman ini banyak Cagar budaya lainnya yang belum ditemukan," tambahnya. 

Lebih lanjut Ia mengatakan nilai-nilai tersebut bisa untuk pendidikan dan memperkenalkan kebudayaan leluhur kepada generasi muda. Dengan memperkenalkan kebudayaan kepada generasi mudamaka dapat meminimalisasi pengaruh budaya barat yang merusak karakter anak akibat globalisasi.

Apalagi kebudayaan juga menjadi identitas dan kebanggaan suatu daerah maka harus dilestarikan. "Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal dan melestarikan kebudayaannya," ujarnya. 

Selain itu, lanjutnya dengan dilestarikannya kebudayaan maka dapat dimanfaatkan untuk pariwisata sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di kawasan cagar budaya.

Dengan adanya kegiatan sinergitas publikasi pelestarian cagar budaya yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya dan Permusiuman Sumbar maka dapat meningkatkan kepedulian masyarakat setempat.

"Nanti masyarakat dan siswa dapat melihat hasil kebudayaan kita melalui kegiatan tersebut," katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumbar, Nurmatias mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan dari 16 sampai dengan 19 April 2018.

"Ada sejumlah kegiatan yang kita laksanakan," ujarnya.

Ia menyebutkan rangkaian kegiatan tersebut yaitu pameran cagar budaya, sosialisasi cagar budaya, pemutaran film kebudayaan dan sejumlah lomba. Nurmatias juga menjelasakan alasan dipilihnya Kabupaten Padang Pariaman sebagai lokasi kegiatan,  dikarenakan Pariaman merupakan lokasi strategis dan penuh dengan peninggalan prasejarah.  

Sementara itu, Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur mengatakan daerah itu terdapat banyak cagar budaya dan kebudayaan tidak fisik.

"Mulai dari surau yang usianya ratusan tahun sampai padadan ulu ambek," ujar dia.

Namun, untuk melestarikan hasil kebudayaan tersebut harus dilakukan secara bersama-sama dan ia berharap masyarakat setempat termotivasi melestarikan kebudayaan di daerah itu. (h/mg-rul)

 

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




Berita Terkait +

Batu Mirip Kelamin Pria Ada Hubungan Dengan Batu Batikam? Ini Penjelasan BPCB Sumbar

TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
Loading...
1

Perampok di Padang Ini Tidak Sakit Ditembak Polisi, Tapi Minta Ampun Karena Penyakit Hernia

2

Ditembak Polisi, Perampok di Padang Ini Tidak Merasakan Sakit

3

Tersangka RN, Produksi Sabu Dua Kali Dalam Sebulan di Payakumbuh

4

Tersangka 'Pabrik' Sabu di Payakumbuh Kumpul Kebo dengan Remaja 16 Tahun

5

Sebelum Ramadan, PKL Kelok Sembilan Akan Direlokasi

6

Penurunan Status Hutan di Solsel

7

Seluruh Fakultas Disurati, Unand Kembalikan Uang Negara

8

Satu Pekan Razia, Polresta Solok Sita Seribu Lebih Botol Miras

9

Longsor Landa Agam, Satu Unit Truk Terseret ke Jurang

BERIA SEBELUMNYA +
Loading...
Tiga Remaja Cantik di Limapuluh Kota Ini Diciduk saat Sedang Isap Lem

Tiga Remaja Cantik di Limapuluh Kota Ini Diciduk saat Sedang Isap Lem

Rabu,25 April 2018 - 23:04:43
Tak Punya Izin, Warung yang Menjual Miras Dirazia Polres Solsel

Tak Punya Izin, Warung yang Menjual Miras Dirazia Polres Solsel

Rabu,25 April 2018 - 22:29:07
Diduga Depresi,  Wanita Tanpa Identitas dan Keluarga Ini Melahirkan di RSAM Bukittinggi

Diduga Depresi, Wanita Tanpa Identitas dan Keluarga Ini Melahirkan di RSAM Bukittinggi

Rabu,25 April 2018 - 22:25:01
KI Putuskan Perkara Sengketa Informasi Nagari Sundatar

KI Putuskan Perkara Sengketa Informasi Nagari Sundatar

Rabu,25 April 2018 - 21:15:48
Perampok di Padang Ini Tidak Sakit Ditembak Polisi, Tapi Minta Ampun Karena Penyakit Hernia

Perampok di Padang Ini Tidak Sakit Ditembak Polisi, Tapi Minta Ampun Karena Penyakit Hernia

Rabu,25 April 2018 - 18:30:03
Ditembak Polisi, Perampok di Padang Ini Tidak Merasakan Sakit

Ditembak Polisi, Perampok di Padang Ini Tidak Merasakan Sakit

Rabu,25 April 2018 - 18:17:07
Operasi Pekat, Polres Solok Sita Puluhan Liter Tuak Nagari Koto Baru

Operasi Pekat, Polres Solok Sita Puluhan Liter Tuak Nagari Koto Baru

Rabu,25 April 2018 - 17:25:26
Rhino X-Tri Dihelat Bersama Rhino Trail Run dan Rhino MTB XCM

Rhino X-Tri Dihelat Bersama Rhino Trail Run dan Rhino MTB XCM

Rabu,25 April 2018 - 17:17:43
Tersangka RN, Produksi Sabu Dua Kali Dalam Sebulan di Payakumbuh

Tersangka RN, Produksi Sabu Dua Kali Dalam Sebulan di Payakumbuh

Rabu,25 April 2018 - 17:08:37
Tersangka 'Pabrik' Sabu di Payakumbuh Kumpul Kebo dengan Remaja 16 Tahun

Tersangka 'Pabrik' Sabu di Payakumbuh Kumpul Kebo dengan Remaja 16 Tahun

Rabu,25 April 2018 - 15:48:25
Selengkapnya