Harian Haluan

Harianhaluan.com

Tak Punya Gedung Sekolah, Pelajar di Solsel Ini Belajar di Balai Adat dan Kantor Jorong

Tak Punya Gedung Sekolah, Pelajar di Solsel Ini Belajar di Balai Adat dan Kantor Jorong
Guru Madrasah Aliyah Swasta Ulu Suliti berfoto didepan gedung kantor sekolah yang menumpang di gedung Balai Adat, Jumat (27/4). JEFLI 

SOLOK SELATAN,HALUAN -Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Ulu Suliti, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) Solok Selatan (Solsel) kendati masih dalam keadan kekurangan sarana belajar masih bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018.

Sekolah ini menumpang pelaksanaan UNBK di MAN 1 Solsel sebanyak 10 orang siswa kelas XII, atau sekitar 25 kilometer dari MAS Ulu Suliti. Sekolah ini bisa dikatakan sekolah 'penunggu pintu gerbang' karena terletak di pintu gerbang masuk Solsel dari Padang.

Kepala MAS Ulu Suliti, Cecen Panansih didampingi Wakil Kepala, Sasrina ketika ditemui Haluan, Jumat (27/4) mengatakan, jumlah siswa saat ini sebanyak 58 orang dari tiga rombongan belajar (Rombel) dan 10 orang merupakan siswa kelas XII yang mengikuti UNBK.

"Kendati belajar di Gedung Balai Adat, para peserta didik tidak kehilangan semangat untuk menimba ilmu. Hal ini dibuktikan pada tahun 2017 lalu, sebanyak lima orang siswa lulus SNMPTN di salah satu universitas di Yogyakarta," katanya.

Ia mengatakan, sarana gedung untuk belajar merupakan balai adat, sedangkan gedung untuk kantor guru dan kepala sekolah merupakan gedung kantor Jorong Ulu Suliti.

"Tapi insyaallah, awal Juli 2018 ini para siswa dan guru akan kami pindahkan ke gedung baru yang saat ini dalam tahap pembangunan. Perlahan infrastruktur kami benahi, untuk kenyamanan belajar dan mengajar," imbuhnya.

Menurutnya, dana pembangunan gedung sekolah itu bersumber dari berbagai donator dan swadaya masyarakat melalui proposal yang diajukan pihak sekolah, dengan ukuran sekitar 40x9 meter.

"Diperkirakan saat ini proses pembangunan telah memasuki tahap finishing, tinggal pembuatan lantai, plaster dinding dan menyekat ruang-ruang untuk belajar mengajar," lanjutnya.

Bahkan, pada Senin (23/4) lalau, tim Kementerian Agama RI Subdit Sarpras telah melakukan survei di sekolah itu.

"Semoga saja, hasil survei pihak kementerian ini membuahkan hasil dalam menunjang infrastruktur sekolah," harapnya.

Loading...
Ikuti kami di
Loading...
Loading...