Harian Haluan

Harianhaluan.com

Pemilu Raya di UIN Imam Bonjol, Khairul Fajri - Juliadi Indra Raih Suara Terbanyak

Pemilu Raya di UIN Imam Bonjol, Khairul Fajri - Juliadi Indra Raih Suara Terbanyak
Salah seorang calon Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang saat melakukan pemilihan suara. IST 

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Pasangan calon presiden dan wakil Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Khairul Fajri - Juliadi Indra berhasil unggul dalam Pemilu Raya (Pemira) Badunsanak 2018 yang digelar di kampus UIN Imam Bonjol Lubuk Lintah Padang.

Diketahui pasangan calon Khairul Fajri - Juliadi Indra dengan nomor urut 2 berhasil mendulang suara 1435 suara, sedangkan pasangan nomor urut 1 yaitu, Muchsin Fikri - Akmal Affanihanya 1415 suara.

“Pasangan nomor urut 2 berhasil mengungguli kompetitornya dengan selisih 20 suara. Dengan demikian pasangan nomor urut dua tersebut dinyatakan terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden Mahnsiswa UIN Imam Bonjol Padang periode 2018-2019,” kata ketua panitia Pemira Badunsanak 2018, Tasril kepada Haluan, Selasa (8/5).

Dikatakan Tasril,  jumlah pemilih atau mahasiswa yang terdaftar di portal kampus 10.699 mahasiswa aktif.Namun yang mempergunakan hak suaranya hanya 2.850 mahasiswa pada Pemira Pertama di UIN Imam Bonjol itu, karena beberapa tahun sebelumnya dilaksanakan dengan cara delegasi dari masing-masing jurusan.

“Ini pemira pertama, setelah lebih 10 tahun pemilihan dilakukan dengan cara delegasi dari masing-masing jurusan. Rendahnya partisipasi pemilih juga disebabkan kerena banyaknya mahasiswa yang juga sedang melakukan kegiatan diluar kampus,” jelas Tasril  Jurusan Jinayah Siyasah Fakultas Syari'ah.

Mahasiswa asal Agam itu juga menyampaikan dalam beberapa hari kedepan pasangan calon yang terpilih akan diberikan waktu untuk menyusun kabinet yang dibutuhkan. Tentu itu juga harus berdasarkan koordinasi dengan Wakil Rektor tiga bidang kemahasiswaan.

Sementara, Ketau Senat Mahasiswa (Sema) Fitriana Walsa mengapresiasi panitia yang telah sukses melaksankan Pemira Badunsanak 2018, dari proses awal penjaringan hingga pemilihan langsung.

“Alhamdulilah Pemira Badunsanak telah berjalan dengan lancar, mulai dari penjaringan bakal calon,penetapan calon, acara panggung aspirasi hingga puncaknya yaitu hari pemilihan langsung,” kata Fitriana.

Dijelaskan Fitriana, Pemira tahun ini menjadi jawaban dari pertanyaan seluruh mahasiswa yang sudah lama menantikan hadirnya kembali dema yg sudah lama fakum.

“Pemira Alhamdulilah telah selesai dilaksanakan panitia yang dibentuk Sema UIN dan lancar sampai perhitungan dan penetapan hasil. Kalaupun terhadi letupan-letupan kecil di lapangan itu biasa dalam dunia demokrasi. Semoga yang sudah diamanahkan benar-benarmenjalankan program bukan menjual program untuk mendapatkan jabatan semata,” harap Aktifis wanita Pergarakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.

Selanjutnya, Kharul Fajri yang baru dinyatakan terpilih sebagai Presiden Mahasiswa mengucapkan terimakasih kepada tim dan seluruh mahasiswa UINImam Bonjol  Padang yang sudah bekerja keras dalam memperjuangkan Presma UIN.

“Juga terimaksih banyak amanah yang diberikan oleh kawan-kawanmahasiswa beserta berbagai kalangan yang mendukung serta menyukseskanPemira Badunsanak ini. Tidak hanya itu, Selamat juga kepada SEMA UIN dan panitia yang sudah menyukseskan pemira,” ucap Fajri.

Dikatakan Fajri, kedepan sebagai Presiden Mahasiswa atau sebagai lembaga Eksekutif yang bisa memperjuangakan hak-hak mahasiswa yang sesuiai dengan aturan yang berlaku.

“ini adalah amanah dari mahasiswa, dengan lembaga ini kami akan memberikan hak-hak mahasiswa sesaui dengan aturan yang ada. juga akan menyuarakan kepentingan-kepentingan mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang,” ujar Fajri Mahasiwa multi talenta asal Solok Selatan ini.

Fajri Mahasiswa Fakultas Dakwa Dan Ilmu Komunikasi ini berharap ia bisa membawa lembaga mahasiswa kampus UIN itu sebagai pusatnya lembaga mahasiswa di sumatera barat.(h/mg-hen)

 

Loading...
Loading...
Loading...