MENU TUTUP

Genangan Air Resahkan Masyarakat Ulak Karang

Kamis,17 Mei 2018 | 21:57:06 WIB
Genangan Air Resahkan Masyarakat Ulak Karang Pengendara motor melewati jalan yang digenangi air di Bunda Raya, Ulak Karang, Padang, Kamis (17/5). Tio

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Genangan air di sekitar jalan Bunda Raya Ulak Karang Padang semakin membuat warga resah.  Walaupun warga telah berulang kali membuat laporan kepada pihak kelurahan. 

Namun, sampai saat ini belum ada tanggapan lebih lanjut tentang penangangan terhadap jalan yang menjadi salah satu akses menuju kampus I Universitas Bung Hatta (UBH) itu.

Selokan yang tidak berfungsi lagi seperti seharusnya menjadi faktor utama tergenangnya air di jalan tersebut. Air limbah dari rumah-rumah penduduk yang seharusnya mengalir ke selokan berubah menjadi luapan yang mengaliri ruas jalan. Beberapa faktor lain seperti penyumbatan di dalam selokan juga menjadi hal penting yang perlu ditangani serius oleh pihak yang berwenang.

“Kami sudah membuat laporan beserta foto kepada RT maupun Lurah untuk memperbaiki aliran selokan, tapi sampai saat ini belum  ada tanggapan. Segala upaya sudah kami lakukan seperti menimbun jalan dan sebagainya, tapi tetap saja tidak efektif, seharusnya selokan ini dibongkar dan ditata ulang” tutur Jon, salah satu warga setempat, Kamis, (17/5).

Air yang berwarna hitam dan menimbulkan bau busuk itu dinilai warga menjadi salah satu merebaknya wabah penyakit di daerah tersebut. Bahkan tak sedikit pengendara motor yang jatuh akibat lubang-lubang jalan yang tidak terlihat karena tertutup genangnan air. Jika hujan turun, genangan air bahkan sampai setinggi paha orang dewasa dan masuk ke rumah warga.

Warga berharap, adanya penanganan serius dari pihak yang berwenang terhadap jalan yang belum pernah diperbaiki itu. Saat ini masyarakat setempat sudah mengaku pasrah dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak di atas. (h/mg-tio)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
Loading...
1

Beberapa Peluang Kekalahan Mahyeldi

2

Perketat Penjagaan, Mapolres Pasbar Dipasangi Kawat Berduri

3

BPJS Ketenagakerjaan Solok Gelar Pasar Murah

4

Bulan Ramadan, Warga Nagari Lima Belajar Membatik

5

Serambi Minang Gratiskan Biaya untuk Anak Yatim

6

Berkas Tuntutan Belum Rampung. Sidang Istri Wako Padang Panjang Nonaktif Ditunda

7

Pengamanan Mapolresta Padang Dipertebal

8

Gubernur Lantik Kalaksa, BPBD Sumbar Diminta Jaga Koordinasi

9

Bayi Cantik Ini Pendarahan di Otak, Orang Tua Butuh Dana Operasi

BERIA SEBELUMNYA +
Loading...
SPFC Nilai Rugikan Tim Liga 2 dan 3
Regulasi Pemain Piala Indonesia

SPFC Nilai Rugikan Tim Liga 2 dan 3

Senin,21 Mei 2018 - 03:25:22
Generasi Muda Harus Bisa Bentengi Diri

Generasi Muda Harus Bisa Bentengi Diri

Senin,21 Mei 2018 - 03:22:19
Direksi Semen Padang TSR ke Dua Masjid

Direksi Semen Padang TSR ke Dua Masjid

Senin,21 Mei 2018 - 03:18:55
Masjid Darussalam Dibantu Rp20 Juta
TSR DPRD SUMBAR KE PESSEL

Masjid Darussalam Dibantu Rp20 Juta

Senin,21 Mei 2018 - 03:16:31
Beberapa Peluang Kekalahan Mahyeldi

Beberapa Peluang Kekalahan Mahyeldi

Sabtu,19 Mei 2018 - 20:49:29
Perketat Penjagaan, Mapolres Pasbar Dipasangi Kawat Berduri

Perketat Penjagaan, Mapolres Pasbar Dipasangi Kawat Berduri

Jumat,18 Mei 2018 - 18:48:52
BPJS Ketenagakerjaan Solok Gelar Pasar Murah

BPJS Ketenagakerjaan Solok Gelar Pasar Murah

Selasa,15 Mei 2018 - 13:55:07
Bulan Ramadan, Warga Nagari Lima Belajar Membatik

Bulan Ramadan, Warga Nagari Lima Belajar Membatik

Jumat,18 Mei 2018 - 13:44:39
Serambi Minang Gratiskan Biaya untuk Anak Yatim

Serambi Minang Gratiskan Biaya untuk Anak Yatim

Jumat,18 Mei 2018 - 11:27:14
Berkas Tuntutan Belum Rampung. Sidang Istri Wako Padang Panjang Nonaktif Ditunda

Berkas Tuntutan Belum Rampung. Sidang Istri Wako Padang Panjang Nonaktif Ditunda

Jumat,18 Mei 2018 - 11:15:58
Selengkapnya