Harian Haluan

Harianhaluan.com

Hari ke 5 Lebaran, Arus Lalu Lintas di Tabek Patah Macet

Hari ke 5 Lebaran, Arus Lalu Lintas di Tabek Patah Macet
Kondisi kemacetan di jalan raya Bukittinggi - Batusangkar KM 16 Tabek Patah, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar mulai macet Senin, (18/6) pagi. RIO 

TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM--Memasuki hari ke 5 libur lebaran, kondisi arus lalu lintas di jalan raya Bukittinggi - Batusangkar KM 16 Tabek Patah, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar mulai macet Senin, (18/6) pagi.

Dari pantauan Haluan kemacetan yang membuat antrean kendaraan mencapai 5 KM itu terjadi karena banyaknya mobilitas kendaraan yang datang maupun keluar dari Sumbar menuju Riau.

Tidak hanya itu, adanya pasar tumpah Tabek Patah juga ikut menjadi penyebab kemacetan semakin parah. 

Wakapolsek Salimpaung, Aditiawarman mengatakan, kemacetan yang ditimbulkan karena tidak adanya bahu jalan di sepanjang jalan Salimpaung yang menghubungkan Batusangkar, Bukittinggi dan Payakumbuh tersebut. 

"Bukan hanya pasar penyebab kemacetan, dimana-mana pasti adanya pasar yang menyebabkan kemacetan. Jadi itu bukan masalah besarnya. Selain itu, jalanan macet dikarenakan tidak adanya bahu jalan di kawasan Tabek Patah ini. Serta letak posisi perpakiran juga tidak teratur sehingga menghambat lalu lintas ditambah adanya kendaraan keluar masuk di setiap persimpangan," tuturnya saat ditemui Haluan, Selasa (19/6).

Ia menanggapi, hal tersebut agar pemerintah setempat lebih memperhatikan bagaimana situasi dan kondisi ruas jalan di setiap daerahnya, seperti kemacetan di Tabek Patah khususnya hal itu rentan terjadi saat Hari Raya Idulfitri. 

Indra (25) salah seorang pengendara asal Sijunjung mengeluhkan, ketika harus melewati jalan padat merayap itu tidak ada kesempatan untuk menyalip. 

 "Kemacetan terjadi cukup panjang, dan untuk menyelip pun agak susah dikarenakan kedua ruas jalan kiri maupun kanan tidak ada celah dan sempit," ujarnya. (h/mg-rio)



Ikuti kami di