Harian Haluan

Harianhaluan.com

Aktivis Anti Korupsi Minta Kasus "Foto Terpidana Korupsi Jalan-jalan" Diusut Tuntas

Aktivis Anti Korupsi Minta Kasus
Foto Yusafni Ajo yang membuat heboh. 

PADANG, HALUAN - Aktivis anti korupsi sangat menyayangkan adanya dugaan Yusafni, terpidana kasus korupsi SPJ fiktif, bebas keluar masuk Lapas Anak Air Padang. Kejadian ini semakin menciderai rasa keadilan publik Sumatera Barat, apalagi Mabes Polri beberapa waktu lalu menyatakan tidak memperioritaskan penuntasan keterlibatan pihak lain dalam kasus SPj fiktif.

"Jika foto yang beredar luas itu adalah Yusafni, maka Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) harus segera melakukan evaluasi terhadap pengelolaan warga binaan terutama para napi kasus korupsi di Lapas Anak Air, Padang," terang Direktur Lembaga Antikorupsi (LAK) Integritas, Arief Padri, Selasa (10/7) sore.

Dijelaskan Arief, jangan sampai hal ini menjadi cerminan pengelolaan lapas terutama terhadap napi kasus korupsi di Sumatera Barat. "Kementerian Hukum dan HAM harus memberi sanksi tegas orang-orang yang terlibat, bila perlu pecat," ucap Arief.

Ditambahkan Hendriko, aktivis dari Pusat Studi Bung Hatta Anti Korupsi (Bhakti) UBH, dengan kejadian ini, publik semakin yakin bahwa Yusafni tidak sekedar 'orang biasa' yang melakukan korupsi hingga merugikan kerugian negara Rp62,5 miliar. "Apa yang terjadi, membuktikan Ia punya pengaruh, hingga bisa "mengatur" pihak Lapas dan bebas keluar masuk di Lapas," papwr Hendriko. (h/rel)

Loading...
Ikuti kami di
Loading...
Loading...