Harian Haluan

Harianhaluan.com

Sudah 21 Bakal Calon Senator Mendaftar ke KPU Sumbar

Sudah 21 Bakal Calon Senator Mendaftar ke KPU Sumbar
ILUSTRASI 

PADANG, HARIANHALUAN.COM-Hingga hari kedua pendaftaran bakal calon (Balon) Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sumbar, tercatat sebanyak 21 Balon sudah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar, Selasa (10/9).

Dari data yang dihimpun Haluan, 21 orang balon senator tersebut adalah Alkudri, Zul Evi Astar, Julia F Agusta, Helmy Panuh, Muslim M Yatim, Ibrani, Icu Zukafril, Tukiman, Alirman Sori, Afrizal, Zainal Akil, Irdam Imran, Yuherman, Chairul Umaya, Mulyadi Afmar, Emma Yohanna, Komi Chaniago, Leonardy Harmaini, Desra Ediwan, Nurkhalis, dan Ramal Saleh.

"Dari 26 Balon yang sebelumnya menyerahkan berkas dukungan kepada kami, sampai hari ini sudah 21 orang yang mendaftar dan semuanya sudah lengkap syarat pencalonanya," kata Ketua KPU Sumbar, Amnasmen, setelah ditutup pendaftaran pada hari kedua.

Katanya, besok menjadi batas akhir pendaftaran. KPU masih menunggu lima orang balon yang lainnya, yang telah menyerahkan KTP bukti dukungan.

"Sesuai dengan aturannya, pada hari terakhir kita buka pendaftaran hingga pukul 24.00 WIB," katanya.

Selanjutnya disampaikan Amnasmen mulai tanggal 22 hingga 24 Juli merupakan waktu perbaikan bagi Balon yang sebelumnya berkas dukungan dinyatakan Belum Memenuhi Syarat (BMS).

"Kemarin itu baru empat orang Balon yang menerima berita acara penyerahan berkas atau dukungan KTP lengkap, dan sisanya masih BMS, pada masa perbaikan itu kesempatan untuk melengkapi persyaratan,"katanya.

Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa saat mendaftar terlihat didampingi langsung Wakil Walikota Padang 2019-2024 terpilih, Hendri Septa.

Mendapat dukungan nyata di hari pendaftaran pencalonannya tentu saja menggembirakan Leonardy Harmainy dan timnya. Apalagi proses pendaftaran di buku tamu pada 13.50 WIB hingga penyerahan tanda terima sekira 30 menit saja.

“Jika persyaratan lengkap, prosesnya tidak terlalu lama sebenarnya. Kita terbantu oleh sistem pencalonan yang memanfaatkan kemajuan teknologi. Sistemnya jauh lebih baik dibanding periode sebelumnya,” kaya Leonardy.

Ketua DPRD Sumbar periode 2004-2009 ini mengatakan sistem pendaftaran yang lebih cepat tersebut harus diapresiasi. Sangat memudahkan para calon. "Kita apresiasi KPU dengan sistem pendaftaran pada tahun ini, semoga hal ini bisa ditingkatkan ke depannya. Bisa jadi periode selanjutnya kita daftar secara online aja. Tidak tertutup kemungkinan seperti itu," katanya.

Sementara itu,  Dr. H. Alirman Sori juga mendaftar pada hari kedua ini. Ia sengaja mendaftar pada hari kedua tersebut untuk memastikan seluruh kelengkapan berkasnya.

"Saya sengaja mendaftar di hari kedua. Hal itu bertujuan untuk memastikan seluruh persyaratan sudah terpenuhi, ternyata sudah. Cuma tadi ada kesalahan teknis, dan semuanya sudah selesai," kata Alirman Sori usai mendaftar.

Ia kembali memantapkan diri untuk maju ke DPD RI pada periode ini karena masih banyak persoalan yang dituntaskan untuk kemajuan Sumbar. Karena menurut Alirman Sori menegaskan, kemajuan daerah merupakan kekuatan sebuah negara.

“Masih banyak persoalan berkaitan otonomi daerah yang harus diselesaikan dalam rangka mewujudkan daerah yang maju, khususnya Sumatera Barat. Kemajuan daerah merupakan kekuatan negara,” katanya menyampaikan apa yang terbuang dalam visi dan misinya.

Alirman Sori menyebutkan jika dirinya diberi amanah untuk kembali duduk di DPD RI, dirinya siap memperjuangkan kemajuan daerah di pusat.

"Banyak program-program di pusat yang bisa dibawa ke daerah. Program kementerian bisa diarahkan ke daerah. Inilah yang harus kita perjuangkan," tegasnya.

Di DPD RI, Alirman Sori merupakan salah satu sosok yang berpengalaman. Maklum dirinya pernah menjabat sebagai anggota DPD dan MPR RI periode 2009-2014. Dengan bekal itu, Alirman tentunya sudah memiliki pengalaman untuk memperjuangkan aspirasi daerah di pusat.(h/mg-hen)

Loading...
Ikuti kami di
Loading...
Loading...