Harian Haluan

Harianhaluan.com

Dilantik, Ketua Kadin Sumbar Janjikan Sharing Ekonomi

Dilantik, Ketua Kadin Sumbar Janjikan Sharing Ekonomi
Ketua Kadin Sumbar, Ramal Saleh, beserta jajaran kepengurusan yang baru dilantik  berfoto bersama Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P Roeslani di Hotel Kryad Bumi Minang, Senin, (17/9). 

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Setelah tertunda kurang lebih satu tahun, kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumbar periode 2017-2022 dikukuhkan oleh ketua umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani, di Hotel Kryad Bumi Minang, Padang. Pengukuhan ini juga bersamaan dengan dilantiknya Dewan kehormatan, Dewan penasihat, dan Dewan Pertimbangan Kadin Sumbar.

Dalam kesempatan ini, Ramal Saleh, yang dilantik menjadi Ketua Kadin Sumbar periode 2017-2022, mengatakan sebagai pengurus Kadin, hendaknya dapat bersinergi dengan pemerintah dalam rangka mewujudkan keperluan ekonomi dan pemerataan ekonomi yang nantinya bisa menciptakan kesejahteraan untuk rakyat Sumbar.

“Saya mengajak, ke depan kita lakukan gerakan yang betul-betul dirasakan oleh masyarakat. Saya mengajak untuk melakukan gerakan menanam komoditi ekspor, mari kita bentuk tim di setiap instansi komoditi yang ada di Sumbar. Ke depan, yang bisa kita kembangkan adalah industri berbasis komoditi, pariwisata, dan industri kota. Inilah yang nantinya akan kita lakukan dengan melibatkan pemerintah,”ujarnya, Senin, (17/9).

Ramal juga mengajak agar pelaku usaha mengubah pola investasi dari owning ekonomi yang berbentuk perseorangan atau kelompok menjadi sharing ekonomi yang bersifat berbagi peran. Kata Ramal, jika pelaku usaha masih menerapkan cara lama, akan terjadi pertumbuhan yang tidak merata dan hanya dimiliki oleh segelintir orang, sehingga terjadi kecemburuan sosial dan kesenjangan ekonomi.

“Investasi yang dibutuhkan Sumbar adalah investasi yang bisa bergulir di masyarakat, misalnya perkebunan rakyat. Jika menerapkan owning ekonomi, kita harus beli tanah, investasi, dan beli bibit dulu. Di era sharing ekonomi, tanah bisa jadi tanah masyarakat, bibitnya dari pengusaha, dan pupuknya dari pemerintah. Hasilnya, dibeli oleh pengusaha untuk diolah dan di ekspor, ini yang perlu dikembangkan dan sangat cocok di Sumbar,”ucapnya lagi.

Untuk itu, kata Ramal, dalam mewujudkan hal tersebut tak hanya mengandalkan pelaku usaha saja, tetapi juga pemerintah, perbankan, serta akademisi. Ke depannya, pelaku usaha diwakili Kadin perlu duduk bersama dengan pihak-pihak terkait untuk membicarakan hal itu lebih lanjut.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Roslan P Roeslani, meyakini kepengurusan yang sudah terbentuk bisa memberikan kontribusi nyata kepada dunia usaha terutama di Sumbar.

“Ketua yang terpilih, Ramal Shaleh, memiliki perhatian yang besar terhadap agribisnis, itu salah satu sektor yang akan didorong untuk bersinergi dengan pemerintah dan para anggota Kadin sumbar. Produk  unggulan agrisbisnis di Sumbar sangat banyak, untuk itu perlu diperkuat lagi,”ucapnya. (h/mg-pic)

 

Ikuti kami di