Harian Haluan

Harianhaluan.com

Bawaslu Dharmasraya Siap Lakukan Penindakan dan Pengawasan

Bawaslu Dharmasraya Siap Lakukan Penindakan dan Pengawasan
Pilpres 2019. ILUSTRASI 

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Dharmasraya, sudah siap melakukan pengawasan dan penindakan dalam menghadapi tahapan Pemilu yang sudah di ambang pintu.


"Kita sudah siap menghadapi tahapan Pemilu, baik personil maupun fasilitas atau kelengkapan," ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten Dharmasraya, Syamsurizal, didampingi anggotanya Alde Rado dan Layla beserta sekretariat, Kamis (20/09), dihadapan wartawan dalam acara kopi pagi di Kantor Bawaslu, di Tabiang Tinggi Kecamatan Pulau Punjung.

Ia bersama komisioner lainnya memaparkan kepada awak media bahwa kewenangan Bawaslu sudah cukup besar dari sebelumnya yang hanya bisa merekomendasikan saja. Tetapi dengan demikian,  kini tugas Bawaslu semakin berat untuk memberikan atau menghasilkan Pemilu yang berkualitas.

Apalagi ulasnya, tugas Bawaslu adalah mengawasi jalannya Pemilu, apa yang menjadi keputusan dari KPU dan menjadi sengketa, maka sesuai tahapan atau aturannya, Bawaslu akan memproses sengketa tersebut dengan waktu yang sudah ditentukan.

Semenjak dilantik, 35 hari yang lalu, baru ada kesempatan untuk duduk bersama dengan insan pers, karena setelah dilantik, Bawaslu langsung menghadapi sengketa Pemilu, antara peserta atau partai politik dengan KPU dalam hal daftar calon sementara (DCS) yang sudah di publikasikan.

Layla yang membidangi Humas berharap, insan pers dapat memberikan masukan masukan kepada komisioner maupun Bawaslu secara lembaga untuk mencapai tujuan yaitu Pemilu yang berkualitas."Saya berharap rekan rekan wartawan dapat membantu Bawaslu dalam memberikan informasi dan masukan masukan,"ucap mantan Ketua Panwaslu ini.

Begitu pula Alde Rado, dengan jumlah 666 TPS di Kabupaten Dharmasraya, maka sebanyak itu pula pengawas yang dibutuhkan, tetapi tenaga pengawas tersebut merupakan tenaga pengawas semacam relawan tetapi dibawah naungan Bawaslu secara resmi.

Begitu pula dalam mengawasi sengketa Pemilu, kontestan bukam bukan hanya bersengketa dengan penyelenggara Pemilu seperti KPU, tetapi bisa jadi terjadi sengketa sesama kontestan dan untuk menghadapinya, Bawaslu Dharmasraya sudah siap dengan kelengkapannya sampai pada ruangan mediasi dan ruangan sidang Adjudikasi penyelesaian sengketa proses Pemilu.(h/mdi)
 

Loading...
Ikuti kami di
Loading...
Loading...