Harian Haluan

Harianhaluan.com

Korban Tewas Banjir di Sumbar Jadi 8 Orang, Ibu dan Dua Anak Dikebumikan dalam Satu Liang Lahat

Korban Tewas  Banjir di Sumbar Jadi 8 Orang, Ibu dan Dua Anak Dikebumikan dalam Satu Liang Lahat
Prosesi pemakaman Rani dan kedua anaknya, berlangsung dalam suana haru. IST 

PADANG, HARIANHALUAN.COM-Hingga Sabtu ini (13/10/2018,  sudah  8 orang korban yang meninggal dunia akibat banjir bandang  dan tanah longsor  yang melanda  sebelas Kabupatuen dan Kota  di Sumatera Barat. Bencana ini juga memorakporandakan 305 unit rumah, 3 gedung sekolah, 4 buah masjid.

 Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPDB Sumbar, Rumainur  menjawab HarianHaluan.Com  Sabtu ini menyatakan, delapan korban  meninggal dunia tersebut  masing masing  tiga orang korban di Kabupaten Padang Pariaman, empat orang di Tanah Datar, dan  satu lagi di Pasaman Barat.

"Dari laporan yang masuk ke BPBD Sumbar  pada  Sabtu ini, ada satu orang lagi korban jiwa yang ditemukan di Pasbar. Sehingga sejauh ini, secara keseluruhan, total 8 korban meninggal dunia. Sementara satu orang lagi di Tanah Datar masih dinyatakan hilang dan 19 orang di Padang Pariaman dan Tanah Datar sudah ditemukan dan  dinyatakan selamat," jelas Rumainur.

Sebanyak 11 kabupaten/kota sedang dilanda bencana  banjir, banjir bandang  dan galodo. Antara lain Kabupaten Pessel, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasbar, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok, serta Kota Sawahlunto.
Laporan yang diterima BPDB Sumbar, sejauh ini terdapat 305 unit rumah, 3 gedung sekolah, 4 buah masjid yang rusak berat, dan 3 buah jembatan . Pendataan dan pencarian korban masih akan terus dilakukan hingga lima hari ke depan. 

Dalam Satu Liang Lahat

Sementara itu, jenazah seorang ibu bersama  kedua anaknya yang menjadi korban banjir bandang di Nagari Tanjung Bonai, Lintau Tanah Datar telah  dikebumikan dalam satu liang lahat di pandam pemakaman kleuarga,  usai shalat Jumat. 

Prosesi pemakaman dalam satu liang lahat  jenazah Rani (31) bersama kedua anaknya  Anis (2,5 tahun) dan Steve (10), berlangsung dalam suasana penuh  haru. Banyak pelayat yang  meneteskan air mata.

Wakil Bupati Zuldafri Darma turut menyaksikan pemakmanan ini betrsama sejumlah pejabat.  Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi karena kondisi kesehatan yang kurang fit dan medan yang tak memungkinkan, melepasnya dari  rumah duka.

Irdinansyah Tarmizi menyampaikan belasungkawa sedalamnya. Bupati memanjatkan do’a agar almarhumah bersama anak-anaknya diberi tempat yang layak di sisi Allah SWT. 
Ia juga minta Nofen dan keluarga yang ditinggal untuk tetap sabar dan tawakal, serta berharap agar tidak ada lagi bencana yang menimpa.  (dn/mg-dan)

Loading...
Ikuti kami di
Loading...
Loading...