Harian Haluan

Harianhaluan.com

Kabur Selama 15 Menit, Lima Tahanan Rutan Sawahlunto Kembali Diciduk, Satu Orang Buron

Kabur Selama 15 Menit, Lima Tahanan Rutan Sawahlunto Kembali Diciduk, Satu Orang Buron
Salah seorang tahanan yang berhasil dibekuk oleh petugas di Kota Sawahlunto, Minggu (14/10). NTO 

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM--Enam tahanan Rumah Tahanan Kelas II B Sawahlunto kabur, lima diantaranya berhasil diringkus jajaran Polresta Sawahlunto dalam hitungan 15 menit, Minggu (14/10).

Kejadian berawal sekitar pukul 10.00 WIB, ketika warna binaan Rutan tersebut harus kembali masuk ke sel tahanan masing-masing, usai keluar kamar.

Namun, enam warga binaan secara tiba-tiba mendatangi penjaga piket. Keenam warga binaan itu masing-masing Ferza Setiawan (22) kasus begal, Juntak (43) kasus penipuan, Febri (19) maling alat tenun, Iwan Setiawan (35) maling motor, Radiansyah (28) begal, dan Subi (34) kasus penipuan.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Haluan, lima dari enam masih berstatus tahanan, mereka masih dalam proses persidangan dan belum ada putusan atas kasus yang mereka lakukan.

Ferza satu-satunya yang telah berstatus narapidana dengan hukuman 10 tahun atas kasus begal yang dilakukannya.
Pelaku lain yakni Radiansyah mendekati penjaga piket dan menodongkan alat mirip senjata.

Keenam tahanan pun mendobrak pintu keluar rutan dan kabur melarikan diri, tanpa peduli dengan Kantor Polsek Kota Sawahlunto yang berhadap-hadapan dengan Rutan.

Penjaga piket Rutan yang kebobolan langsung minta pertolongan ke Polsek Kota Sawahlunto.

Begitu mendapat laporan, Polsek Sawahlunto dan jajaran langsung melakukan pengejaran.

Dalan hitungan 15 menit, kepolisian berhasil membekuk 4 tahanan kabur di kawasan Lapangan Segitiga yang berjarak 200 meter dari Rutan. Sedangkan satu lainnya diamankan ketika bersembunyi di kawasan Lubang Tembok.

"Satu tahanan yang dalam pengejaran bernama Febri (19)," ujar salah seorang petugas.

Tahanan yang berhasil diringkus dibawa kembali ke Rutan.(h/nto)

Loading...
Ikuti kami di
Loading...
Loading...