Harian Haluan

Harianhaluan.com

Pelabuhan Teluk Bayur, Targetkan Ekspor 5 Juta Ton Pertahun

Pelabuhan Teluk Bayur, Targetkan Ekspor 5 Juta Ton Pertahun
TINJAU AKTIVITAS PELABUHAN -- General Manager PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur, Armen Amir dan Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Muhamad Sabrar Fadhilah melihat aktivitas Pelabuhan Teluk Bayur Padang, Senin (12/11). YUHENDRA 

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II cabang Teluk Bayur dengan mengusung motto “Teluk Bayur Bangkit” targetkan ekspor 5 juta ton minyak kelapa sawit (CPO) pertahun melalui Pelabuhan Teluk Bayur.

Selain CPO, pihak pelindo juga targetkan ekspor batu bara sebanyak 2,5 juta ke India, Semen Padang, cangkang sawit dan bungkil (Pekan ternak). Untuk mewujudkan hal tersebut, Pelindo II mengajak berbagai pihak untuk membuat komitmen, mulai dari pemerintah daerah, TNI hingga pengguna jasa pelabuhan.

"Saya bangga dengan Pelabuhan Teluk Bayur, salah satu pelabuhan tertua dan terbesar semenjak didirikan pada 1818. Saya mendukung dan turut mendoakan agar pelabuhan ini terbesar, terkemuka dan modern di Indonesia," kata Panglima Kodam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Muhamad Sabrar Fadhilah saat menguji Pelindo di Teluk bayur Padang, Senin (12/11).

Ia menjelaskan, saat ini zamannya bersinergi dengan semua komponen untuk memajukan bangsa. Namun, hal ini bukan berarti mengambil tugas orang lain. Semua akan berjalan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

"Dari sisi kami (TNI) adalah keamanan. Menjadi hal utama karena dengan aman, maka legal formal sudah tertata. Dengan aman, maka menarik investor lebih banyak dan juga bisa mendorong ekonomi masyarakat," kata Fadhilah.

Pelindo adalah milik negara, maju Pelindo merupakan salah satu kesejahteraan bagi masyarakat. Tentunya perlu sinergitas bersama untuk mencapainya. "Tadi saya sudah dengar dari manajer pelindo berupa terobosan untuk memajukan pelabuhan ini, makanya perlu dukungan bersama untuk mewujudkannya. Kita berharap semua berjalan dengan lancar, sehingga berdampak terhadap perekonomian masyarakat," ujarnya.

General Manager Pelindo II Cabang Teluk Bayur, Armen Amir mengatakan, Teluk Bayur merupakan pelabuhan terbesar di sisi barat Sumatera. Pelabuhan tertua nomor dua setelah Sunda Kelapa yang telah didirikan semenjak zaman Belanda pada 1818.

"Kami ingin kembalikan kejayaan dengan Teluk Bayur bangkit dan menjadi pelabuhan terbesar, terkemuka, serta modern di Indonesia," katanya.

Ia mengatakan, pelindo akan menjadi lima komoditas yang ada di Sumbar menuju pasar dunia, komoditas tersebut CPO (minyak sawit) cangkang sawit, batu bara, bungkil pakan ternak dan Semen Padang.

"Kami targetkan 5 juta ton CPO pertahun. Untuk itu, kami mengajak perusahaan CPO untuk MoU. Di Sumbar termasuk daerah banyak penghasil sawit dari Dharmasraya, Pasaman, Agam dan Pesisir Selatan," katanya.

Untuk merealisasikan hak itu, pihaknya telah melakukan berbagai pembenahan fasilitas pelabuhan, mulai dari memperpanjang dermaga, pengerukan kolam pelabuhan dan fasilitas lainnya.

"Dengan diperpanjangnya dermaga tersebut, maka kapal tidak lagi harus antre lama untuk memuat barang. Selain itu, memperdalam kolam akan memudahkan kapal yang lebih besar bisa bersandar," katanya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. Ia mengatakan, sangat mendukung program yang dilakukan oleh pelindo. Karena meningkatnya ekspor akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Setiap ekspor yang dilakukan Teluk Bayur akan berdampak baik bagi ekonomi masyarakat, juga investasi di Sumbar. Ekspor juga berhubungan dengan devisa. Makanya kami dukung sebanyak-banyaknya angka ekspor dari Teluk Bayur," ujarnya.

Pantauan Haluan, pangdam beserta rombongan mendatangi PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur. Dalam kunjungan, pangdam juga melakukan penandatanganan komitmen untuk memajukan Pelabuhan Teluk Bayur menuju pelabuhan terbesar dan terkemuka di Indonesia.

Setelah penandatanganan tersebut, pangdam yang didampingi danrem, danlantamal, Kejati Sumbar beserta rombongan juga melihat langsung aktivitas di dalam pelabuhan. (h/rvo)

 

Ikuti kami di