Harian Haluan

Harianhaluan.com

Home »

pemda

Situs Makam Belanda di Sawahlunto Dipugar

Situs Makam Belanda di Sawahlunto Dipugar
PEMUGARAN MAKAM - Tim pemugaran BPCB Sumbar tengah melakukan pemugaran situs makam Belanda di Sawahlunto. RIKI YUHERMAN 

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat melakukan pemugaran terhadap sepuluh dari 94 situs makam Belanda (Kherkof) di Kota Sawahlunto. Pemugaran dilakukan agar benda cagar budaya peninggalan Pemerintah Hindia Belanda itu tetap lestari.

"Pemugaran itu telah melewati kajian pada 2017 lalu. Setidaknya ada tiga proses kajian sebel dilakukan pemugaran," ujar M Yusuf, ketua tim pemugaran dari BPCB Sumbar kepada Haluan, Rabu (14/11).

Yusuf menjelaskan, bentuk pemugarannya berupa perbaikan struktur makam Belanda yang sudah patah-patah atau rusak lantaran terdampak kondisi tanah. Tahap awal pemugaran dilakukan sebanyak 10 makam dan sisanya akan dilanjutkan tahun berikutnya.

Yusuf menambahkan, Lokasi makam Belanda yang berada di daerah Lubang Panjang Kota Sawahlunto ini sudah menjadi salah satu kawasan destinasi wisata sejarah di Kota Sawahlunto. Dengan dipugarnya makam itu, selain untuk menjaga kelestariaannya, juga diyakini mampu menyedot perhatian wisatawan, terutama wisatawan asing.

"Pemugaran tidak akan merubah bentuk aslinya, tapi hanya melakukan perbaikan yang sudah patah patah dan melakukan pengecatan sehingga makam makam itu tetap lestari," katanya.

Arfizon petugas penjaga makam menambahkan, saat ini tercatat ada 94 unit makam yang dilengkapi dengan nisan yang terbuat dari beton bertulang. Dari 94 hanya 6 makam yang memiliki nama.

"Dengan pemugaran ini diharapkan akan dapat menjadi salah satu destinasi wisata, dan akan mampu melestarikan kawasan yang telah menjadi cagar budaya itu," katanya. (h/rki)

 

 

Ikuti kami di