Harian Haluan

Harianhaluan.com

Home »

pemda

Mentawai Butuh Lapas

Mentawai Butuh Lapas
Ilustrasi (haluan) 

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumbar (Kemenkumham) Ajub Suratman memandang perlunya dibangun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Mentawai. Dalam Waktu dekat, rencana ini akan dibahas dengan Pemkab Mentawai.

"Sudah seharusnya Mentawai memiliki Lapas sendiri, sehingga warga binaannya tidak lagi harus di luar Mentawai seperti saat ini," Ajub Suratman, kepada Haluan.

Dalam waktu dekat, Kakanwil yang baru saja dilantik tersebut akan langsung berkoordinasi dengan pemerintahan Mentawai. "Nanti saya akan langsung datang dan koordinasi dengan Bupati Mentawai, serta pihak-pihak lainnya yang terkait," katanya.

Pembangunan Lapas Mentawai salah satu cara untuk mengatasi over kapasitas Lapas di Sumbar. Untuk merealisasikan hal itu, Ajub akan berkomunikasi juga dengan kementerian. "Kami akan selalu komunikasikan ke pusat terkait pengembangan Lapas di Sumbar. Ini untuk mengatasi over kapasitas," Kata Ajub.


Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit jauh-jauh hari juga sudah mewacanakan pembangunan Lapas di Mentawai. Wacana itu disampaikan langsung kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Yasonna Laoly saat memberikan wejangan pada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Kanwil Kemenkumham Sumba, April lalu.

Menurut Nasrul, persoalan over kapasitas menjadi persoalan klasik dan pelik di seluruh Lapas di seluruh nusantara, tak terkecuali Sumbar. Dan guna mengatasi persoalan over kapasitas tersebut, Pemprov Sumbar mempunyai gagasan untuk membangun Lapas berkapasitas besar di Kepulauan Mentawai.

 

Pembangunan Lapas baru dengan pengamanan ketat di Kepulauan Mentawai diyakini mampu menjadi solusi, untuk mengatasi kelebihan kapasitas yang sering memicu munculnya keributan di sejumlah Lapas. "Untuk penyediaan lahannya, kami siap membantu Kementerian Hukum dan HAM. Kami tunggu surat dari Kanwil Kemenkumham Sumbar terkait berapa luas lahan yang dibutuhkan," jelas Nasrul.

 

Jika kelak rencana ini terwujudkan, Lapas yang diwacanakan di Mentawai akan menjadi Lapas terbesar kedua di Indonesia. Dengan kata lain, luas bangunan yang akan disiapkan mampu menjadi tempat pengalihan narapidana Lapas yang telah mengalami kelebihan kapasitas.

 

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menyambut baik wacana tersebut. Menurutnya, ide pembangunan Lapas di pulau-pulau terluar dan terpencil memang telah digagas oleh Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam). Yasonna berpendapat, gagasan pembangunan Lapas di pulau terluar, terpencil, dan jauh dari pantai-pantai besar serta daerah berpenduduk perlu lebih dimatangkan, terutama untuk pelaku tindak-tindak pidana besar.

"Kalau memang ada tanah di Mentawai, pikiran untuk membangun Lapas seperti itu perlu dimatangkan. Memang di Nusakambangan kita sudah bangun Lapas baru super ketat. Tapi Nusakambangan sudah mulai dekat dengan pantai akibat adanya sedimentasi tanah," katanya. (h/mg-hen)



Ikuti kami di