Harian Haluan

Harianhaluan.com

Kursi CPNS di Sumbar Banyak Lowong, Formasi Dokter Spesialis Sepi Peminat

Kursi CPNS di Sumbar Banyak Lowong, Formasi Dokter Spesialis Sepi Peminat
Dokumentasi Haluan 

PADANG, HARIANHALUAN.COM — Sejumlah formasi yang tersedia dalam seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil 2018 di provinsi dan daerah kabupaten/kota di Sumatra Barat tak terisi. Pemerintah daerah setempat belum dapat menentukan sikap untuk mengatasi kekosongan tersebut, karena penerimaan pegawai negeri tergantung arahan dari pemerintah pusat. Sementara itu, belum ada “kabar burung” yang menyebutkan penerimaan CPNS akan dibuka lagi pada 2019.

Dari 864 formasi yang dibutuhkan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) pada seleksi penerimaan CPNS tahun lalu, sebanyak 37 kursi di antaranya belum terisi. Formasi yang kosong itu sebagian besar didominasi oleh formasi untuk dokter spesialis.

"Awalnya, untuk rekrutmen CPNS 2018 kami ajukan 1.662 formasi. Akan tetapi, yang dikabulkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) hanya 864. Nah, dari jumlah itu, terdapat 37 formasi lagi yang belum terisi. Kekosongan itu sebagian terjadi karena beberapa peserta tes CPNS 2018 nilainya tidak mencapai target, sedangkan sebagian lagi karena sejak awal memang tidak ada yang ikut ujian," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar, Yulitar kepada Haluan, Senin (14/1).

Untuk menanggulangi kekosongan itu, Yulitar mengaku belum menerima instruksi lebih lanjut dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat. Ia mengatakan, BKD hanya pelaksana di tingkat daerah. Sementara wewenang yang berkaitan dengan tes CPNS 2018 seluruhnya berada di tangan pemerintah pusat.

"Kami di sini sifatnya memfasilitasi. Jadi terkait kekosongan formasi itu, bakal seperti apa nantinya, apakah akan ditambal dengan pegawai kontrak atau diadakan ujian kembali, itu kembali ke pemerintah pusat. Tugas kami hanya sampai pada penyerahan berkas-berkas peserta yang lulus kepada BKN, yang kemudian akan dikeluarkan NIP-nya. Setelah itu baru kamu terbitkan SK-nya," tutur Yulitar.

Oleh karena itu pula, Yulitar mengimbau agar para peserta seleksi yang telah lulus seleksi SKB atau seleksi akhir penerimaan CPNS di lingkungan Pemprov Sumbar, untuk segera melengkapi berkas-berkas sebelum 18 Januari tahun ini.

Pessel 33 Formasi Kosong

Sementara itu di Kabupaten Pesisir Selatan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pessel telah mengeluarkan pengumuman hasil seleksi akhir peserta CPNS 2018 di daerah itu. Dari seluruh kebutuhan yang disediakan oleh pemerintah, sebanyak 33 formasi dipastikan kosong.

Kepala BKPSDM Pesisir Selatan, Ahda Yanuar menyebutkan, keseluruhan peserta CPNS di daerah itu yang berhasil sampai ke tingkat akhir pengujian berjumlah 238 orang. "Keputusan itu sesuai dengan hasil seleksi CPNS 2018 di Pesisir Selatan. Total keseluruhan 238 orang dengan hasil kumulasi nilai SKD-SKB yang ditentukan Panselnas. Ada 33 formasi yang kosong karena tidak ada peserta yang mendaftar, dan ada peserta yang tak satu pun memenuhi persyaratan untuk ujian,” ucapnya di Painan, Selasa, (15/1).

Dari 33 formasi yang masih kosong itu, terang Ahda, terdiri dari 14 formasi dokter spesialis, 15 formasi untuk eks guru honorer, dan empat formasi untuk tenaga teknis. Sedangkan bagi peserta yang sudah dinyatakan lulus, ia meminta akan segera melengkapi pemberkasan sesuai ketentuan persyaratan yang telah diumumkan. "Pemberkasan mulai tanggal 21, 22, dan 23 Januari 2019 di Kantor BKPSDM Painan," ujarnya.

Padang Minus 16 Kursi

Sementara itu di ibukota provinsi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang Habibul Fuadi mengatakan, setidaknya 16 formasi CPNS di Kota Padang tak terisi oleh pelamar CPNS 2018. Total dari 558 formasi yang tersedia, yang dinyatakan lolos SKB hanya mencapai 542 orang.Yang tidak terisi itu, kebanyakan dokter spesialis,” kata Habibul Fuadi, Minggu (13/1) sebagaimana dilansir dari jawapos.co.id.

Habibul tidak merinci detail formasi yang tidak terisi tersebut. Namun, selain dokter spesialis, ada juga formasi lain yang juga tanpa peminat. “Pemkot Padang sudah buka kesempatan, tapi tidak ada yang mendaftar,” katanya lagi.

Sesuai prosedur, katanya, formasi yang kosong itu sementara dibiarkan saja. Sedangkan 542 peserta yang dinyatakan lolos SKB, saat ini tengah melengkapi hasil tes kesehatan dan berkas lainnya untuk segera diserahkan Pemko Padang ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Tags
CPNS
Ikuti kami di