Harian Haluan

Harianhaluan.com

Hadang Mobil Tersangka Pengedar Narkoba, Polres Padang Pariaman dan BNNP Temukan 1 Kg Sabu

Hadang Mobil Tersangka Pengedar Narkoba, Polres Padang Pariaman dan BNNP Temukan 1 Kg Sabu
Polres Padang Pariaman dan tim BNNP saat mengamankan tersangka pengedar narkoba jenis sabu di di kawasan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (16/3). IST 

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM--Satresnarkoba Padang Pariaman bersama tim Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar berhasil mengamankan 1 kilogram narkotika jenis sabu dari tangan tersangkan berinisial MY (37) di kawasan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (16/3). 

Kepada Haluan Kapolres Padang Pariaman, AKBP. Rizki Nugroho mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan di Kecamatan Batang Anai, Korong Talao Mundam, Kabupaten Padang Pariaman yang melibatkan tim gabungan dari BNNP Sumbar bersama tim Satresnarkoba Polres Padang Pariaman.

"Benar kami telah berhasil mengamankan satu pelaku pengedar narkotika jenis sabu-sabu dengan paket besar sekitar 1 kg, sore tadi," ujarnya

Rizki Nugroho menjelaskan, kronologis penangkapan, penangkapan berawal adanya telepon dari BNNP, yakni AKBP Emrizal Anas kepada Kasat Lantas IPTU Yuliadi untuk meminta bantuan personil backup penghadangan tersangka pengedar narkoba tersebut. Tersangka berasal dari Pekanbaru Riau yang sudah dibuntuti oleh anggota BNNP Sumbar.

Mendapatkan Informasi itu, Kasat Lantas melaporkan kepada Kapolres Padang Pariaman AKBP. Rizki Nugroho. Mendapatkan informasi tersebut, Rizki Nugroho langsung memerintahkan KBO Satlantas Polres Padang Pariaman IPTU Afdal dan beberapa personil lainnya.

Dengan menggunakan mobil 905 merapat ke Simpang Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan bergabung dengan tim BNNP Sumbar. Sedangkan TIM BNNP yang lain membuntuti tersangka dan mengiformasikan bahwa mobil Avanza B 1768 PZB memilih jalur alternatif di simpang Jambak Lubuk Alung. 

Sesampai di Korong Talao Mundam, Kecamatan Batang Anai tim gabungan melakukan penghadangan terhadap mobil tersangka.

"Kami berhasil menangkap tersangka dengan inisial MY (37) yang beralamat Jln. Ampang Karang Gantiang Kota Padang," ujarnya lagi.

Rizki mengatakan, tersangka terancam Pasal 112 ayat(1) UU Narkotika, setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika bukan tanaman dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 juta rupiah dan paling banyak Rp 8 miliar rupiah. (h/rul)

Ikuti kami di