Harian Haluan

Harianhaluan.com

Riswandi: Pendidikan Karakter Penting untuk SDM Masa Depan

Riswandi: Pendidikan Karakter Penting untuk SDM Masa Depan
Kadisdik Riswandi,S.Pd,M.Pd menyerahkan sertifikat LPI kepada siswa SMP 1 Rambatan. EMRIZAL 

BATUSANGKAR,HARIANHALUAN.COM–Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar Riswandi,S.Pd,M.Pd mengharapkan, agar para siswa sekolah di Luhak nan Tuo  tidak melupakan warisan budaya yang ada di sekitar tempat tinggal masing-masing.

Anak-anak diharapkan mampu menunjukkan kompetensinya dalam memahami dan menerapkan seni budaya lokal melalui yang ada di berbagai wilayah nagari di kabupaten Luhak nan Tuo ini. “Lokasi peninggalan bersejarah cukup banyak di wilayah kabupaten Tanah Datar, ternyata  cukup bagus dan tepat dijadikan okjek kajian dalam penerapan Muatan Lokal, anak-anak bisa dibawa ke sejumlah lokasi peninggalan budaya yang ada,” tuturnya, Kamis (18/4).

Menurut Riswandi, anak-anak bisa dibawa ke lokasi budaya yang ada di sekitar  lingkungan sekolah, biasanya kegiatan itu sangat menarik bagi anak, terutama pelaksanaan interaksi langsung di alam terbuka antara guru dan peserta didiknya.

Penguatan pendidikan karakter, yang dilakukan dalam bentuk suri tauladan dari Kepala Sekolah, guru kepada anak didiknya, juga merupakan upaya yang dilakukan secara berjenjang, sehingga adanya rasa saling hormat menghormati dari diri pribadi anak bersama gurunya di sekolah.

Dalam menanamkan nilai-nilai moral  serta upaya pencegahan prilaku yang tiudak sesuai etika,kepada anak ditanamkan nilai-nilai pembentuk karakter, seperti menanamkan sikap jujur kepada peserta didik.

Sikap toleransi sesama teman sebaya menurut Riswandi, juga sangat ampuh dalam memberikan pengetahuan moral yang dibumbui oleh prilaku disiplin tinggi, serta mau bekerja keras tanpa nmudah menyerah dalam suasana sesulit apapun.

Menurut Riswandi, sikap dan rasa ingin tahu yang ada pada diri anak, juga harus dipupuk dengan semangat kreatif dalam menemukan berbagai hal yang ditemukannya pada lokasi yang dikunjungi.

Bila anak-anak sudah terbiasa menghargai prestasi yang diraih teman-temannya, anak-anak menjadi lebih peduli dengan lingkungan sekitar dan tertanam sikap peduli sosial yang sangat erat kaitannya dengan menjaga moralitas diantara sesama.

Riswandi menyatakan,  pengembangan kompetensi guru  dalam kegiatan literasi menulis, merupakan upaya pengembangan diri dalam pengembangan wawasan yang dituangkan ke dalam media bacaan, seperti buku dan media bacaan lainnya. (dd/emz) 



Ikuti kami di