Harian Haluan

Harianhaluan.com

217 CPNS Pasbar Ikuti Pelatihan Dasar

217 CPNS Pasbar Ikuti Pelatihan Dasar
BUPATI Pasbar Syahiran memberikan kokarde tanda peserta diklat kepada CPNS yang mengabdi di Pemkab Pasbar. OSNIWATI 

PASBAR, HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 217 orang CPNS Kabupaten Pasaman Barat golongan III dari formasi umum yang lulus seleksi tahun 2018 lalu akan mengikuti Pelatihan Dasar (Lasar). Bupati Pasbar Syahiran tekankan CPNS tersebut agar serius mengikuti pembelajaran.

Dalam sambutannya Bupati Pasbar Syahiran, kemarin (22/4) di Aula kantor bupati setempat menyampaikan berdasarkan Peraturan Lembaga Administrasi Negara RI nomor 25 tahun 2017 tentang pedoman penyelenggaraan pelatihan dasar CPNS golongan III, diwajibkan untuk mengikuti pelatihan dasar. Bukan hanya sekedar kewajiban untuk memperoleh pengakuan kelulusan CPNS.

"Akan tetapi, berguna untuk peningkatan pengetahuan, keahlian dan keterampilan yang cukup agar dapat dijadikan bekal dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan di segala bidang sesuai dengan tugas masing-masing," papar Syahiran .

Ia melanjutkan, pelatihan dasar tersebut sangat penting. Untuk itu, Kepadaseluruh CPNS dilingkungan Pemkab Pasbar agar dapat mengikuti dengan maksimal. Karena, Lasar penting untuk pengabdian ke depan dimana CPNS tersebut bertugas.

Pelatihan dasar dilakukan mulai dari 23 April hingga November mendatang dengan 6 angkatan.

"Perlu saudara ingat, bahwa pada saat ini status saudara adalah calon PNS dalam masa percobaan selama satu tahun. Sehingga belum ada jaminan pasti akan diangkat menjadi PNS," papar Syahiran.

Selain itu, Syahiran berpesan kepada CPNS yang lulus tersebut agar selalu bersyukur. Bukan itu saja, CPNS diminta untuk tidak sombong, hormati orang lain dan jangan terlalu tinggi hati. Karena, apa yang diperoleh tidak lepas dari karunia Tuhan dan doa orang yang ada disekitar.

Sementara itu, Plt BKPSDM Pasbar Raf'an selama pelaksanaan pelatihan dasar CPNS diasramakan di balai Diklat Talu.

"Jumlah CPNS kita 217 orang yang terdiri dari tenaga kesehatan, seperti dokter, guru dan penyuluh. Jadi peserta Diklat kita bagi menjadi 6 angkatan,"jelas Raf'an. (h/ows)



Ikuti kami di