Harian Haluan

Harianhaluan.com

Usai Libur Lebaran, Volume Sampah Diprediksi Meledak

Usai Libur Lebaran, Volume Sampah Diprediksi Meledak
Ilustrasi 

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Meski libur lebaran telah selesai, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) prediksi volume sampah akan meningkat tajam. Rata-rata selama tiga hari berturut-turut ini sampah akan mencapai angka 550 ton dalam sehari.

Kepala Bidang Kebersihan DLH Deni Harzandy pada Haluan, Minggu (9/6) menuturkan bahwa selama empat hari libur lebaran volume sampah normal bahkan menurun. Hal tersebut disebabkan masyarakat masih sibuk bepegian dan menumpuk sampah di rumah.

"Tradisi selama ini banyak masyarakat yang pergi dan sampah masih menumpuk di rumah. Namun, setelah aktivitas mulai berjalan, maka sampah akan meledak di kontainer-kontainer dan tepian jalan," kata Deni.

 


Deni menuturkan, sebelumnya, saat H-1 lebaran sampai malam takbiran ledakan sampah juga terjadi mencapai 650 ton sampai dini hari. Petugas DLH berjibaku membersihkan sampah hingga solat idul fitri dilakukan.

 

"Sehari jelang solat idul Fitri memang sampah juga meledak sehingga petugas harus lembur. Setelah itu, volume sampah sampai hari ini (kemarin red) mulai menurun. Namun, akan naik lagi saat aktivitas mulai terjadi yang akan juga berlangsung selama tiga hari," lanjut Deni.

 

Sementara itu, untuk mengantisipasi ledakan sampah, Deni menyampaikan akan kembali memberlakukan tiga shift selama tiga hari ini. Selain itu, penyisiran dan sapu ranjau juga akan dilakukan secara berulang sampai keadaan kembali normal.

"Biasanya hanya dua shift, namun untuk antisipasi ini kami akan buat tiga shift. Selain itu, di titik rawan seperti tempat wisata juga akan dikawal kontainer nya supaya sampah tidak melimpah. Semoga Kota Padang akan kembali bersih seperti sedia kala," ujarnya.

Salah seorang pengunjung Pantai Padang Septin (32) asal Pesisir Selatan mengaku bahwa kondisi pantai bersih dan rapi. Ia berharap kondisi tersebut bisa dipertahankan setiap harinya.

"Hendaknya kondisi seperti ini bisa dipertahankan tidak hanya saat liburan saja, namun setiap hari. Supaya pengunjung bisa menikmati angin pantai tanpa ada bau sampah yang menyengat," ungkap Ari yang datang berombongan. 

 

REporter: Rahma Winda

Editor: HSP



Ikuti kami di