Harian Haluan

Harianhaluan.com

Minim PJU, Warga Khawatir Berobat Malam ke RSP Pasaman

Minim PJU, Warga Khawatir Berobat Malam ke RSP Pasaman
Kondisi jalan ke RS Pratama Pasaman di Padanggelugur, gelap karena minim lampu penerang jalan. YUDHI LUBIS 

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM--Sejumlah warga mengeluhkan gelapnya kondisi jalan masuk menuju Rumah Sakit (RS) Pratama Pasaman di Kubu Juar, Nagari Sitombol, Kecamatan Padanggelugur jika malam hari,  karena minim penerangan lampu jalan (PJU).

Keluhan tidak saja datang dari warga yang ingin berobat ke rumah sakit milik Pemkab Pasaman itu. Namun, sejumlah pegawai RSPP juga mengeluhkan hal yang sama. Umumnya, alasan mereka sama, yaitu takut. 

Pasalnya, akses jalan masuk ke rumah sakit bertipe D itu gelap gulita akibat minim penerangan. Belum lagi, pegawai dan pengunjung perempuan kerap dijahili oleh pemuda jalanan yang kerap nongkrong dikegelapan jalan tersebut. 

"Saya pernah mengalami kejahilan tersebut, beberapa waktu lalu. Itu ketika mengantar Umak (Ibu) berobat malam-malam karena mendadak sakit perut yang luar biasa sakitnya," aku Mirna, warga Padanggelugur. 


Dia, kata Mirna, digodain oleh sekelompok pemuda yang kerap nongkrong malam-malam di jalan masuk RS. Beruntung, dia tidak diapa-apakan oleh sekelompok pemuda tersebut. 

"Saya tidak diapa-apain mereka sih. Tapi, namanya anak cewek, kita merasa takut juga, risih jadi nggak nyaman, was-was begitulah," ujarnya.

Ia berharap, manajemen RS Pratama dapat segera membenahi penerangan di rumah sakit itu. Agar masyarakat yang ingin berobat pada malam hari merasa nyaman serta tidak perlu khawatir akan keselamatannya. 

"Yah, dibenahi lah. PJU nya segera dipasang biar terang benderang ke rumah sakit itu. Pak Bupati, sekali-kali dengarkan jugalah keluhan warganya ini," ucapnya. 

Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang perawat di rumah sakit itu.  Tanpa mau menyebutkan namanya, ia mengaku khawatir tiap kali melintasi jalan ke rumah sakit itu ketika dinas malam karena minim penerangan.

"Sore juga begitu. Cemas, takut. Karena jalan itu sering dijadikan sebagai arena balap liar. Dan itu sangat mengganggu, tidak saja bagi kami tapi juga bagi pasien yang ingin berobat dan pasien rujukan gawat darurat," katanya. 

Terpisah, Direktur RS Pratama Pasaman, dr Herman Dalimunthe mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengusulkan pemasangan lampu penerang jalan umum (PJU) di kawasan tersebut kepada Dinas Perhubungan daerah itu. 

"Sebenarnya sudah kita usulkan, tapi belum ada jawaban. Mungkin karena anggarannya belum tersedia di APBD. Tapi pak Sekda, sudah menjanjikan nanti di APBD perubahan," katanya. (*)

Reporter : YUDHI /  Editor : DNJ


Ikuti kami di