Harian Haluan

Harianhaluan.com

77 Guru Non PNS Dapat SK Dari Pemerintah Pusat

77 Guru Non PNS Dapat SK Dari Pemerintah Pusat
Bupati Irfendi Arbi usai menyerahkan SK penyetaraan kepada guru non PNS. IST 
LIMAPULUHKOTA, HARIANHALUAN.COM - Kali ini, Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan kembali memberikan perhatian penuh terhadap Kabupaten Limapuluh Kota.Terutama dalam menyikapi kekurangan tenaga pengajar. Buktinya saja, baru-baru ini, pemerintah pusat menerbitkan setidaknya Surat Keputusan dalam pengangkatan guru non PNS berjumlah  77 orang.
"Alhamdulillah, ini bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap daerah,"terang Bupati Irfendi Arbi pada Jumat (21/6) lalu dirumah dinas Bupati kawasan Labuah Basilang. Dalam penyerahan SK kesetaraan tersebut, turut disaksikan Kepala Badang Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Dikatakan Bupati, seluruh guru honorer yang mendapatkan SK tersebut, nantinya akan  setara dengan guru yang sudah berstatus PNS. Terutama dari segi hak yang selama ini belum memadai. "Mereka yang mendapatkan SK ini, akan setara dengan PNS. Dari segi hak yang didapat, akan disetarakan,"ucap Bupati Irfendi Arbi.

Sedangkan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indrawati turut senang adanya perhatian serius dari pemerintah pusat terhadap tenaga pendidik di Kabupaten Limapuluh Kota. Menurut Indrawati, dengan terbitnya pengangkatan tersebut, setidaknya mampu menutupi kekurangan guru yang selama ini terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota.

"Awalnya kita usulkan. Alhamdulullah tahap awal baru 77 orang yang disetujui pemerintah pusat. Mudah-mudahan ada penambahan  kedepannya,"ucap Indrawati. Guru yang mendapatkan SK penyetaraan tersebut, nantinya akan ditempatkan disekolah yang selama ini mereka telah mengabdi. "MEreka ini, bertugas disekolah yang selama ini tempat mereka mengabdi. Dari 77 guru tersebut, ada yang bertugas sudah belasan tahun. Berkat kesabaran, akhirnya SK penyetaraan dikeluarkan pemerintah pusat,"ucap Indrawati.
Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota itu, untuk kondisi saat ini Kabupaten Limapuluh Kota masih kekurangan guru. Setidaknya ada diangka seribu lebih kekurangan guru di Kabupaten Limapuluh Kota. Tak hanya itu, ucap Indrawati, setiap tahun di Kabupaten Limapuluh Kota selalu terjadi pensiun secara besar-besaran. Sedangkan, untuk pengakatakan guru jumlahnya sangat sedikit.
"Jumlah guru yang pensiun dengan guru yang masuk, tidak sebanding. Banyak yang pensiun dari pada yang diangkat. Ini salah satu penyebab terjadinya kekurangan guru di Kabupaten Limapuluh Kota,"ucapnya. Tetapi, kata Kadisdik itu, Pemerintah Limapuluh Kota secara berangsung-angsur menutupi kekurangan tersebut. Setidaknya melalui penangkatan PNS serta melalui PPPK setiap tahun.
"Tahun ini ada 100 lebih tenaga pengajar yang akan pensiun. Dan kita juga sudah melakukan penangkatan terhadap guru PNS. Ada 170 guru yang sudah diterbitkan SK PNS nya,"ucap Kadisdik lagi.  (h/ddg)

Reporter : Dadang /  Editor : HSP


Ikuti kami di