Harian Haluan

Harianhaluan.com

Home »

pemda

Asita Sumbar: Sawahlunto Agar Bersiap Jadi Magnet Kunjungan Wisatawan

Asita Sumbar: Sawahlunto Agar Bersiap Jadi Magnet Kunjungan Wisatawan
Kota lama Sawahlunto. FADHIL 

PADANG,HARIANHALUAN.COM- Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata (Asita) Indonesia Sumatera Barat (Sumbar) Ian Hanafiah mengatakan bahwa Kota Sawahlunto harus siap menjadi magnet bagi wisatawan. Karena kota tersebut mempunyai peluang besar untuk itu.

"Sebagaimana kita ketahui bahwa Sawahlunto memang punya heritage yang sudah mendunia. Kalau kelasnya sudah dunia, perlu keseriusan dan konsostensi untuk mengembangkan dan membenahinya," kata Ian pada Haluan, Senin (1/7).

Ian menyampaikan, keuntungan tidak hanya diperoleh oleh Sawahlunyo saja namun Sumbar umumnya. Karena saat ada wisatawan yang datang ke Sawahlunto maka bisa juga sekalian mendatangi kota lainnya.

"Itu maksud dari magnet tersebut. Jadi saat ada yang ingin berkunjung ke Sawahlunto melihat kota tua, maka bisa juga menikmati pantai ke Padang. Tidak hanya itu, jika ingin menikmati alam mungkin bisa ke 50 kota juga, atau ke Batu sangkar dan kota lainnya dengan rasa dan fungsi yang berbeda," terang Ian.

Untuk bisa menjadi idola dan terus diakui di dunia tentu ada hal yang tidak boleh salah dilakukan. Ian juga menuturkan, yang berperan di suatu kota adalah kepala daerah. Jadi kepala daerah harus benar-benar memikirkan dan mempertimbangkan apa yang akan dilakukan.

"Kami ingin kepala daerah paham betul apa yang harus dilakukan. Apakah yang dilakukan tersebut bisa mendukung kota tersebut menjadi kota heritage atau malah menggangu. Itu yang benar harus dipahami terlebih dahulu," tuturnya.

Tidak hanya itu, Ian juga menyampaikan, Sawahlunto juga akan menjadi tujuan untuk studi banding dan penelitian bagi pelajar dan dosen. Bagaimana memanej peninggalan lama dan kota-kota tua serta melestarikannya.

"Itu yang harus bersama kita support supaya kota tersebut tetap menjadi warisan bersejarah dunia. Karena makin lama akan makin bernilai tinggi dan tidak bisa dibuat-buat. Kami juga berharap kota lain tidak membuat-buat sendiri atau bersifat latah karena tidak akan bernilai," sebut Ian.

Ian juga menuturkan bahwa yang akan berkunjung ke Sawahlunto nantinya adalah orang pilihan dan khusus. Lama-kelamaan akan bertambah karena semakin lama pasti semakin keren.

"Kami berharap jika kepala daerah akan membangun maka pertimbangkan baik-baik. Apakah mendukung atau malah menjatuhkan. Karena tidak semua kota bisa mendapatkan pengakuan dunia," tukasnya. (win)

Reporter : WINDA /  Editor : DNJ
Ikuti kami di