Harian Haluan

Harianhaluan.com

Home »

pemda

Bupati Hendrajon: Pembangunan IGD RSUD Pratama Tapan Tak Bermasalah

Bupati Hendrajon: Pembangunan IGD RSUD Pratama Tapan Tak Bermasalah
Bupati Hendrajoni bersama Direktur RSUD Pratama Tapan Asrul, meninjau pembangunan IGD disela-sela kegiatan peletakn batu pertama. OKIS MARDIANSYAH 

PAINAN,HARIANHALUAN.COM-Bupati Pessel Hendrajoni, memastikan segala bentuk pembangunan yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan bakal terlaksana dengan baik dan sesuai keinginan masyarakat.

"Saya pastikan 5 perak pun, dana ini tidak akan hilang. Kepada kontraktornya saya ingatkan jangan macam-macam. Mari kita kawal," ujar Bupati Hendrajoni saat menghadiri kegiatan peletakan batu pertama IGD RSUD Pratama Tapan, Selasa (16/7).

Sebelumnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp6.691.324,575,59 bersumber dari APBN-DAK 2019 untuk pembangunan IGD RSUD Tapan, dengan waktu pelaksanaan kerja selama 210 hari kalender.

Bupati Hendrajoni menyebutkan, keberadaan gedung IGD RSUD Tapan, nantinya bakal menjawab keluhan masyarakat utamanya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Bahkan, hal itu sebagai wujud kepedulian dan komitmen pemerintah daerah terhadap masyarakat yang sudah lama mendambakan IGD di daerah setempat


"Kemarin, saya bersama pak direktur datang lagi ke Jakarta menghadap buk menteri terkait rencana penambahan anggaran sekitar Rp60 miliar. Namun, beliau masih pikir-pikir. Sebab, pembangunan sebelumnya bermasalah. Tapi, saya tetap yakinkan beliau bahwa pembangunan saat ini tidak akan ada masalah. Bahkan, nyawa saya pertaruhkan untuk masyarakat Pesisir Selatan," katanya menegaskan.

Kendati demikian, ia tetap optimis anggaran tersebut bakal terealisasi dikarenakan segala prosedur sudah disiapkan, termasuk proposal. Hal itu sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan sarana dan prasarana di bidang kesehatan.

"Sekarang RSUD Pratama Tapan, belum ada tempat parkir, rumah dinas dokter, perawat, dan penerangan jalan. Nantinya, bakal kita setarakan dengan RSUD M.Zein Painan, sehingga masyarakat sekitar tidak perlu jauh-jauh lagi datang ke Painan," katanya. 

Sementara itu, Direktur RSUD Pratama Tapan Asrul menyebutkan, hingga kini kejadian pasien yang melahirkan ditengah jalan, sudah sebanyak 6 kasus. Hal itu kata dia, dikarenakan jauhnya jarak tempuh. Apalagi dari Kecamatan Basa IV Balai Tapan dan daerah sekitarnya mesti menempuh jarak sekitar 137 kilometer ke RSUD M Zein atau berkendara lebih kurang tiga jam.

"Tentu jarak sejauh itu tidaklah relevan, apalagi jika masyarakat membutuhkan penanganan medis yang cepat karena kondisi darurat," ucapnya. 

Ia menambahkan, untuk jumlah keseluruhan tenaga medis di RSUD Pratama Tapan, sekitar 250 orang. Terdiri dari ASN, dokter, perawat tenaga honorer dan sukarela.

"Sekali lagi kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Bapak Bupati Hendrajoni yang telah banyak berbuat untuk daerah ini. Namun, kami juga berharap agar tenaga honorer yang bekerja disini, dapat pula diangkat sebagai pegawai kontrak. Sebab, masing-masing mereka sudah ada yang 2 tahun lebih mengabdi," katanya penuh harap. (h/kis)
 

Reporter : OKIS MARDIANSYAH /  Editor : DODI NJ


Ikuti kami di