Harian Haluan

Harianhaluan.com

Waspada! Warga Padang Terancam Kekeringan Air Bersih

Waspada! Warga Padang Terancam Kekeringan Air Bersih
Kondisi intake PDAM Kota Padang di Ulu Gadut yang mengalami kekeringan. Dok/Humas 

PADANG, HARIANHAKUAN.CON – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang terancam tak bisa beroperasi maksimal, gegara sejumlah intake (sumber air bahan baku) perusahaan daerah itu mengalami kekeringan.

Akibatnya, produksi air bersih di instalasi pengolahan air (IPA) PDAM pun menurun, sehingga pendistribusian air bersih ke pelanggan terancam berkurang.

"Kekeringan terparah di intake Ulu Gadut dan Lubuk Paraku. Debit airnya minim sekali,” kata Direktur Teknik PDAM Kota Padang, Andri Satria dalam keterangan persnya, Jumat (6/9).

Andri mengimbau, terutama pelanggan PDAM di wilayah selatan agar waspada gangguan pelayanan air bersih PDAM akibat berkurangnya debit air Sungai Ulu Gadut dan Lubuk Paraku.

"Gangguan ini faktor alam, karena debit sungai terus menurun. Untuk itu, kami mengimbau pelanggan berhemat dan bisa mengatur cadangan air di rumah,” ujarnya.

Dampak dari berkurangnya suply air baku PDAM di intake Lubuk Peraku dan Ulu Gadut rersebut akan sangat berpengaruh terhadap pendistribusian air ke pelanggan yang berada di Ulu Gadut dsk, Cengkeh dsk, Bypass Lubuk Begalung, Marapalam dsk, Jalan Soetomo dsk dan Simpang Haru dsk.

Kemudian kawasan Mata Air dsk, Seberang Padang dsk, Pondok dsk, Parak Laweh dsk, Teluk Bayur dsk, Jondul Rawang dsk, Pampangan dsk, Kampunh Jua dsk.

“Kami mohon maaf atas gangguan pelayanan nantinya, jika memang kondisi debit air di intake makin parah.

Kami menghimbau agar pelanggan selalu memastikan ketersediaan air bersih di rumah masing-masing karena gangguan pelayanan dapat terjadi tanpa pemberitahuan sebelumnya,” ujar Andri menambahkan. (*)

Reporter : Rel /  Editor : DavidR


Ikuti kami di