Harian Haluan

Harianhaluan.com

Pasaman Rawan Gempa, BMKG Pasang Dua Pendeteksi di Lokasi Berbeda

Pasaman Rawan Gempa, BMKG Pasang Dua Pendeteksi di Lokasi Berbeda
Bupati Pasaman, Yusuf Lubis, Kepala BPBD, Ricky Riswandi dan pihak BMKG poto bersama usia menggelar pertemuan. YUDI 

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan memasang dua alat pendeteksi gempa di Kabupaten Pasaman. Kedua alat tersebut akan dipasang di Kecamatan Simpati dan Mapattunggul.

Hal tersebut dikarenakan, wilayah Pasaman rentan diguncang gempa bumi, karena daerah berpenduduk 315 ribu jiwa lebih itu dilintasi patahan semangka yang masih aktif dan berada dalam segmen sumpur. Untuk diketahui, segmen sumpur ini memiliki panjang sekitar 36 kilometer lebih. Segmen ini membentang disepanjang aliran sungai Batang Sumpur, yakni dari Lubuksikaping hingga Rao.

Kepala Yudisial Padang Panjang dan Kordinator BMKG Sumatera Barat, Irwan Selamat saat bertemu Bupati Pasaman, Yusuf Lubis di Lubuksikaping, Jumat (6/9) mengatakan, pemasangan alat pendeteksi gempa di wilayah itu akan dilakukan pada pertengahan September 2019.

“Insya Allah, pada pertengahan September ini kita hadirkan pendeteksi gempa di Pasaman,” ujarnya, didampingi Kepala BPBD Pasaman, Ricky Riswandi.

Pemasangan alat pendeteksi gempa itu sebagai antisipasi terkait cukup tingginya potensi gempa darat di kabupaten paling Utara di Sumatera Barat itu. Ditambah lagi, gempa bumi pernah mengguncang daerah tersebut.

"Potensi Gempa di Pasaman terbilang tinggi. Apalagi, 2007 lalu daerah ini pernah diguncang gempa berkekuatan 5.6 Skala Rechter," ujarnya.

Kecilnya aktifitas kegempaan itu serta tidak adanya sensor mengakibatkan peristiwa itu tidak terdeteksi dengan alat yang ada di BMKG Padang Panjang.

"Berawal dari hal itulah, BMKG untuk tahun 2019 ini akan memasang alat pendeteksi gempa di Kabupaten Pasaman," ungkapnya.

Pihak BMKG, kata dia, akan memasang dua unit alat pendeteksi gempa, yakni di Kecamatan Simpati dan Kecamatan Mapat Tunggul. Demi keamanan, alat pendeteksi itu akan dipasang di Kantor Kecamatan masing-masing.

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis menyambut baik rencana BMKG memasang alat pendeteksi gempa di wilayahnya. Pemasangan alat tersebut, ungkap dia, dapat meminimalisir resiko bencana ditengah masyarakat.

"Kami ucapkan banyak terimakasih kepada pihak BMKG, karena telah memilih Pasaman sebagai tempat pendeteksian Gempa. Adanya alat ini akan dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat," katanya. (*)

Reporter : Yudi /  Editor : DavidR


Ikuti kami di