Harian Haluan

Harianhaluan.com

Doorrr..! Acungkan Senjata ke Polisi, Bandar Narkoba Tewas Ditembak

Doorrr..! Acungkan Senjata ke Polisi, Bandar Narkoba Tewas Ditembak
Bandar narkoba lintas Sumbar Riau tewas ditembak saat penangkan di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar. ZULKIFLI 

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN. COM – Seperti dalam film, aksi kejar-kejaran dan tembak-menembak terjadi saat penangkapan bandar narkoba asal Kota Pekanbaru, Riau bernama Yudi (32 tahun) di jalan raya negara Sumbar-Riau, tepatnya di depan Mapolres 50 Kota di Ketinggian Sarilamak, Kecamatan Harau, Sabtu pagi (7/9) sekitar  pukul 9.30 WIB.

Dalam penangkapan itu Yudi ternyata tewas di Tempat Kejadian Perkara, (TKP) setelah diberondong peluru anggota Polisi yang menghadang tersangka, bersamaan dengan itu dibekuk pula seorang teman perempuannya bernama Wela Hasan (27 tahun) warga Jalan Hangtuah Ujung, Kota Pekanbaru, Riau yang juga mengalami luka tembak pada tangan kanannya.

Kapolres 50 Kota, AKBP. Haris Hadis didampingi Wakapolres Kompol. Abduh Syukur Felani, Kasat Resnarkoba, Iptu. Hendri Has, Kasat Reskrim, AKP. Anton Luther, Kasubag Humas serta sejumlah perwira yang terlibat langsung dalam penghadangan kepada wartwsn menyebutkan aparat kepolisian Polres 50 Kota terpaksa menembak mati tersangka Yudi, karena berusaha melakukan perlawanan dan mengacungkan senjata api kepada anggota polisi saat dia hendak disergap.

"Tersangka memakai senjata api jenis FN berupaya melawan saat akan disergap," kata AKBP. Haris Hadis ketika  memberi keterangan di Mapolres setempat.

Diungkapan AKBP Haris Hadis, penghadangan terhadap bandar narkoba asal Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau itu, bermula dari kegiatan razia rutin yang digelar Polsek Pangkalan, Sabtu pagi (7/9) sekitar  pukul 8.00 WIB.

Saat tersangka YD dengan mobil Honda Jazz warna putih bernomor polisi BM 1516 SF melintas dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh, tidak mau menghentikan kendaraannya ketika distop anggota Polsek Pangkalan yang tengah melakukan razia.

Tersangka bukannya berhenti, malah langsung tancap gas sambil mengacungkan senjata api dan mengancam pengendara lain yang menghalangi kendaraannya. Tak pelak, aksi kejar-kejaran pun terjadi dan mobil yang diduga pembawa narkoba itu terus melaju dengan kencangnya menuju arah Payakumbuh.

Tak mau mereka lolos, aparat kepolisian Polsek Pangkalan kemudian meminta bantuan kepada anggota Polres 50 Kota, untuk melakukan pengcegatan di depan Mapolres setempat.

Mendapat laporan dari anggota Polsek Pangkalan, Kapolres 50 Kota AKBP Haris Hadis memerintahkan anak buahnya untuk memblokade jalan raya negara yang berada di depan Mapolres 50 Kota di kawasan Ketinggian, Nagari Sarilamak, Harau.

"Selang satu jam kemudian, mobil Honda Jazz warna putih yang dikemudikan tersangka melaju dengan kecepatan tinggi di jalan raya depan Mapolres 50 Kota. Namun ketika berusaha di stop aparat kepolisian, ia tak mau menghentikan kendaraannya sehingga menabrak mobil Kijang Avanza yang berada didepannya,” sebut AKBP Haris Hadis.

Dijelaskan AKBP Haris Hadis, meski polisi yang mencegatnya sudah memberikan beberapa kali tembakan peringatan, namun tersangka tidak menggubris. Sambil mengacungkan senjata api tersangka berupaya menerobos dan menabrak 2 mobil Kijang Avanza, satu Toyota Razz dan satu truk Colt Disel yang berada didepannya, untuk kemudian berhasil dicegat dan dilumpuhkan dengan tembakan.

Diakui Kapolres AKBP Haris Hadis, dalam penghadangan itu tersangka YD tewas di TKP setelah tertembak pada bagian leher dan tembus pada tengkuknya. Sedangkan teman wanitanya Wela Hasan terkena peluru di tangan sebelah kanan.

Setelah berhasil melumpuhkan tersangka, kemudian dilakukan penggeledahan terhadap mobil tersangka. Dari dalam mobil tersebut ditemukan sekitar 400 gram narkoba jenis sabu-sabu dibungkus plastik, 1 timbangan digital dan sepucuk senjata api laras pendek jenis FN.

“ Jasad YD sudah kita bawa ke RS Bhayangkara di Padang untuk otopsi. Proses penyelidikan selanjutnya, kita tunggu perkembangan," ungkap Kapolres AKBP Haris Hadis.

Sementara saat dilakukan pemeriksan terhadap Wela Hasan kepada penyidik menyebutkan bahwa dia tidak tahu menahu soal narkoba jenis sabu-sabu seberat 400 gram yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz yang dibawa tersangla YD. (*)

Reporter : Zulkifli /  Editor : DavidR


Ikuti kami di