Harian Haluan

Harianhaluan.com

Penemuan Mayat di Bukittinggi, Keluarga Minta Jasad Gean Navanda Diotopsi

Penemuan Mayat di Bukittinggi, Keluarga Minta Jasad Gean Navanda Diotopsi
Jasad Gean Navanda, mayat yang ditemukan di selokan Jalan H. Agus Salim Bukittinggi, Senin (9/9). YURSIL 

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM – Keluarga meminta mayat Gean Navanda (24) yang ditemukan di selokan Jalan H. Agus  Salim Bukittinggi diotopsi, sebelum diberangkatkan ke Padang. Permintaan otopsi itu untuk memastikan penyebab kematian warga Tanah Sirah no 13 RT 001 RW 003 Tanah Sirah Kecamatan Lubug Begalung Kota Padang tersebut.

“Kami kaget mendengar penemuan mayat Gean. Sebab kemarin (Minggu-red), korban bersama rombongan berangkat dari Padang menuju Bukittinggi untuk berwisata,” kata Keluarga korban,Ernita Basri kepada Haluan di kamar mayat RSAM, Senin (9/9).

Ia menjelaskan, menjelang maghrib korban minta izin kepada salah seorang kerabatnya untuk membeli rokok, sejak saat itu korban tidak ditemui lagi.

"Selama ini korban menjalani rawat jalan di rumah sakit Gadut Padang. Menjelang maghrib ia minta izin membeli rokok namun sejak saat itu korban tidak ditemukan lagi, kami sudah beusaha mencari korban hingga jam 2 malam, namun korban tidak ditemukan. Kemudian kami dapat kabar bahwa korban ditemukan di dalam selokan," ulasnya.

Ia menambahkan, orang tua perempuan korban sudah lama meninggal dunia, selama ini korban tinggal bersama di rumahnya. Untuk pergi berobat ke rumah sakit Gadut ia bisa sendiri tanpa ditemani, bahkan ia telah bisa mengurus dirinya sendiri. "Korban selama ini tinggal bersama saya," ungkapnya.

Ia meminta pihak Rumah Sakit Ahmad Mukhtar untuk melakukan otopsi sebelum mayat diberangkat ke Padang untuk mengetahui penyebab meninggalnya korban.

Terpisah, Kapolsek Kota AKP Chairul Amri Nasution mengatakan, membenarkan penemuan mayat, mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh salah seorang pekerja di proyek pembuatan trotoar ketika akan mengambil air minum.

"Ketika akan mengambil air minum saksi Roby Rahmat melihat ada kaki di dalam selokan yang sudah di cor atasnya, kemudian saksi melaporkan kepada mandornya dan diteruskan kepada pihak kepolisian," katanya.

Selanjutnya, petugas melakukan evakuasi ke RS Ahmad Muchtar, tidak ditemukan identias korban di badannya namun keluarga sudah ada di sini.

"Kita belum mengetahui penyebab meninggalnya korban, untuk kita tunggu hasil otopsi dari RSAM," tutupnya. (*)

Reporter : Yursil /  Editor : DavidR


Ikuti kami di