Harian Haluan

Harianhaluan.com

Dari Gangguan Mental Hingga Tewas, Ini 4 Peristiwa Tragis karena Kecanduan PUBG

Dari Gangguan Mental Hingga Tewas, Ini 4 Peristiwa Tragis karena Kecanduan PUBG
ilustrasi 

PUBG sudah menjadi semacam belahan jiwa orang-orang kekinian. Buktinya saja banyak orang yang tidak bisa lepas dari ponsel pintarnya demi mengoperasikan PUBG. Baik di kamar mandi, saat makan, di kafe, sekolah, kantor dan lain sebagainya.

Memang sih main PUBG itu seru, tapi sayangnya gara-gara permainan ini ada banyak hal buruk yang terjadi. Bahkan ada juga anak kecil yang meninggal disebabkan terpengaruh oleh game kekinian ini. Lalu masih ada cerita lainnya yang tak kalah miris.

Seorang bocah laki-laki bernama Xu Tianci asal Tiongkok tewas mengenaskan setelah melompat dari lantai empat gedung apartemen. Sang orangtua tak menyangka jika anaknya nekat berbuat seperti itu. Pasalnya tidak ada masalah apapun yang dihadapi bocah 13 tahun ini sebelumnya.

Kedua orangtua Xu Tianci ini mengira jika anaknya bisa nekat melompat lantaran menirukan karakter yang ada di game ternama tersebut. Seperti yang kita tahu kalau game ini memang dirancang untuk mengendalikan sebuah karakter supaya dapat berlari, menembak dan melompat.

Kejadian lain yang tak kalah menghebohkan adalah yang dialami oleh Alex Lovell. Menurut keterangan dari surat kabar bernama The Oregonian, pria tersebut harus menderita luka pada tubuh dan jari karena ditebas oleh kekasihnya menggunakan pedang khas Jepang, Katana.

Penyebabnya tak lain dan tak bukan karena Lovell terlalu sibuk dengan PUBG. Emily, sang kekasih pun jadi sebal karena merasa dirinya tak pernah diperhatikan. Jadilah ia melakukan hal nekat tersebut supaya sang pacar tidak mau mengoperasikan PUBG lagi. Wah, ada-ada aja ya

Permainan PUBG juga berdampak kepada salah satu siswa bernama Seif el-Din. Pelajar berusia 16 tahun tersebut ditangkap oleh kepolisian Mesir karena dirinya telah membunuh sang guru. Setelah ditanya oleh pihak berwajib, ia mengatakan jika dirinya membunuh gurunya lantaran ingin meniru karakter yang ada di permainan PUBG.

Dari kejadian ini, para anggota parlemen Mesir kini mempertimbangkan akan memblokir PUBG di negeri Piramida tersebut. Hal ini dilakukan supaya tak ada lagi kejadian serupa di negaranya.

Salah seorang fitness trainer di India dikabarkan menderita gangguan mental karena terlalu sering bermain PUBG. Dikabarkan di media UNI India, trainer yang belum diketahui namanya tersebut bisa menderita gangguan mental karena bermanin PUBG selama 10 hari non stop.

Untuk saat ini, ia masih bisa mengenali wajah orang. Tapi, pikirannya seringkali kosong dan begitu terhuyung-huyung karena lemas terlalu banyak bermain game.

Hanya karena PUBG, semua menjadi berantakan. Ada yang gangguan mental hingga meninggal dunia. Memang sih bermain PUBG itu seru, tapi kalau berlebihan juga tidak baik bosque. Alangkah lebih baik untuk bermain game di saat luang saja. Jangan jadikan semua waktu halal untuk bermain PUBG ya. (*)

 Sumber : BOMBASTIS /  Editor : HSP


Ikuti kami di