Harian Haluan

Harianhaluan.com

Ini Pesan Ketua Yayasan, Suryadi Azmi Kepada Mahasiswa Baru UMMY

Ini Pesan Ketua Yayasan, Suryadi Azmi Kepada Mahasiswa Baru UMMY
Ketua Yayasan, Suryadi Azmi Kepada Mahasiswa Baru UMMY memasangkan tanda peserta pengenalan kampuis bagi mahasiswa baru UMMY Solok, Senin (23/9). 

SOLOK, HARIANHALUAN-COM – Rektor UMMY Solok Prof. DR. Ir. Syahro Ali Akbar, MP meminta kepada mahasiswa baru UMMY Solok untuk menanamkan tekat menjadi seorang mahasiswa yang memiliki intelektualitas yang baik, karena mahasiswa itu calon-calon pemimpin masa depan bangsa.

Untuk menjadi seorang intelektualitas itu, mahasiswa hendaklah banyak belajar, datang dan masuk ke UMMY Solok hanya satu tekad, belajar-belajar sehinga lulusan UMMY Solok itu berkualitas dan diserap pasar kerja, jelas Syahro Ali Akbar ketika Pengnalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di UMMY Solok Senin (23/9).

Kehidupan didunia kampus jauh berbeda saat berada di SLTA, menjadi seorang mahasiswa itu dituntut ketajaman analisis dan peka terhadap kondisi lingkungan. Untuk mewujudkan hal itu tentu seorang mahasiswa harus berisi “kepalanya”. Otak kita masih banyak yang kosong dan harus diisi sebanyak mungkin.

Ini perlu menjadi perhatian bagi mahasiswa karena selesai studi, mahasiswa menjadi seorang pemimpin, dari UMMY Solok diharapkan lahir pemimpin-pemimpin yang akan menggantikan pemimpin sekarang karena pemimpin sekarang juga akan pensiun dan tidak menjadi pemimpin untuk selamanya.


Untuk menjadi seorang pemimpin itu, kampuslah wadah untuk beraktifitas, caranya, mahasiswa harus aktif diorganisasi yang ada, baik organisasi kampus mapun organisasi kemasyarakatan. Melalui organisasi itu, mahasiswa terbiasa memimpin dilingkungan yang kecil dan pasif berbicara didepan audiennya.

Sementara itu Ketua Yayasan Prof Muhammad Yamin, SH Suryadi Azmi mengatakan, kampus memang mencetak calon-calon intelektual dan pemimpin masa depan. Perbedaan seorang terdidik dengan non terdidik  merupakan yang ke 2, yang utama itu kejujuran dan dilandasi Iman Taqwa.

Apa yang disampaikan Rektor tadi tentang pentingnya berorganisasi memang betul karena dilihat dari rekam jejak para pemimpin yang ada maupun orang-orang yang berhasil itu memang aktif diorganisasi.” Saya saja waktu Sekolah Rakyat (SR) yang sekarang namanya SD ditunjuk menyiapkan barisan sebelum masuk kelas. Di SMP juga menjadi ketua OSIS, masuk SMA juga demikian dan dikampus menjadi pengurus organisasi kampus, terang mantan Direktur Bank Nagari ini. (*)

Reporter : Alfian /  Editor : DavidR


Ikuti kami di