Harian Haluan

Harianhaluan.com

Home »

pemda

Keren! Islamic Boarding School di Pessel Bakal Dilengkapi Sirkuit Balap

Keren! Islamic Boarding School di Pessel Bakal Dilengkapi Sirkuit Balap
Bupati Hendrajoni bersama dinas terkait dan Yayasan Saleema Foundation saat mengunjungi Kampung Sikabu, Nagari Lakitan, Kecamatan Lengayang yang rencananya bakal dibangun Islamic Boarding School di lahan seluas 10 hektare. (Okis Mardiansyah) 

PAINAN, HARIANHALUAN.COM -- Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni memang tak pernah puas jika program yang direncanakannya tak menyentuh hati masyarakat, khususnya generasi milenial. Betapa tidak, lokasi pembangunan Islamic Boarding School bertaraf Internasional yang bertempat di Kampung Sikabu, Nagari Lakitan, Kecamatan Lengayang rencananya bakal dilengkapi dengan sarana sirkuit balap.

"Ya, ide ini tiba-tiba muncul usai saya nonton balap motor tadi di Painan. Penontonnya ramai sekali. Menurut saya jika disini dibangun arena sirkuit balap bagus juga. Sebab, lokasinya sangat luas," ujarnya pada wartawan.

Menurutnya, upaya itu dilakukan agar generasi muda di Pesisir Selatan dapat lebih terarah dan selalu melakukan hal-hal yang positif. Bahkan lokasi yang berdiri di atas lahan seluas 10 hektare tesebut bakal di aspal melingkar untuk arena sirkuit balap.

"Nanti kan bagus, di dalamnya ada pesantren, pasar, gedung olahraga lengkap dengan fasilitasnya. Dan kegiatan ini tidak akan mengganggu para santri dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Sebab, iven ini kita adakan pas momen saja atau hari libur," katanya. 


Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merencanakan pembangunan Islamic Boarding School bertaraf Internasional di Kampung Sikabu, Nagari Lakitan, Kecamatan Lengayang. Pesantren tersebut diperkirakan bakal menampung 1000 santri di daerah itu. 

"Benar, ini merupakan kerjasama kita dengan yayasan amal Saleema Foundation lembaga nonprofit yang berkantor pusat di Dallas Texas, Amerika Serikat. Yayasan ini sudah banyak membantu daerah kita khususnya dalam mensukseskan program bedah rumah, operasi katarak, bibir sumbing, kursi roda dan sebagainya," ucapnya beberapa waktu lalu.

Pembangunan Islamic Boarding School, kata Bupati, bakal dilengkapi dengan sejumlah fasilitas yang memadai, seperti keberadaan asrama, sarana olahraga, taman bermain, dan sebagainya. "Nanti biayanya gratis serta dilengkapi dengan sejumlah fasilitas yang memadai," tuturnya. 

Menurutnya, Islamic Boarding School merupakan sekolah yang mana siswa-siswinya bertempat tinggal di asrama. Perbedaan dengan sekolah umum lainnya adalah Pesantren ini lebih menanamkan nilai-nilai Islami sesuai dengan namanya.

"Jadi, Islamic Boarding School ini merupakan bentuk modernisasi dari pondok pesantren, sehingga mampu menjadi alternatif pendidikan yang menarik, terutama bagi kalangan mileneal pada era sekarang," ucapnya.

Pemerintah Kabupaten telah menyediakan lahan seluas 10 hektare di Kampung Sikabu untuk pembangunan Islamic Bording School dan satu hektarenya lagi bakal dibebaskan untuk pembagunan Rumah Tangga Layak Huni (RTLH) sebanyak 75 unit bagi warga miskin setempat. 

"Tadi ada dua lokasi yang kami tinjau. Pertama di Nagari Tanjung Durian Senayan dan Nagari Sikabu. Tapi yang cocok itu ya di sini (Nagari Sikabu). Sebab, nuansanya lebih alami," katanya. 

Sementara Buya Afrizal tokoh masyarakat setempat yang turut hadir pada kesempatan itu, berharap agar Pemerintah Kabupaten menyegerakan pembangunan Islamic Bording School tersebut. Sebab, hal itu sejalan dengan program pemerintah untuk menjadikan daerah Mandiri, Unggul, Agamis dan Sejahtera. 

"Ya, kami sangat mendukung program ini. Semoga segera terwujud untuk menjadikan generasi muda yang agamis sesuai dengan visi, Pak Bupati. Jika pesantren ini sudah dibangun, tentu banyak pula bantuan yang bakal disalurkan ke masjid-masjid nantinya. Apalagi jalan sekarang sudah bagus, banyak yang sudah di aspal," tuturnya. (h/kis)

Reporter : Okis Mardiansyah /  Editor : AGE


Ikuti kami di