Harian Haluan

Harianhaluan.com

20 Guru SD Solsel Dibekali Ekstrakurikuler Sains

20 Guru SD Solsel Dibekali Ekstrakurikuler Sains
LOGO OSN 2019 

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 20 orang guru SD di Solok Selatan (Solsel) dibekali pembekalan menghadapi olimpiade sains.

Pembekalan ekstrakurikuler sains oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI di selenggarakan di SDN 08 Batang Lolo, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD).

Pembekalan olimpiade sains matapelajaran IPA, IPS dan Matematika sekolah dasar ini, di Sumbar hanya ada dua daerah yang ditunjuk Kementerian yakni Kabupaten Solok dan Solsel.

"Diharapan Kemendikbud, bagaimana siswa Solsel bisa tampil di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Budparpora) Solsel, Novrizon pada Senin (14/10).


Sebab, imbuhnya, sejak Solsel mekar belum pernah tampil dipentas nasional. Dengan kelemahan ini, sehingga Kementerian memberikan program pembinaan ekstrakurikuler olimpiade sains kepada 20 orang guru.

Pembinaan 0SN SD tersebut lanjutnya, dibiayai oleh Kemendikbud yang instruktur dari Perguruan Tinggi yang ditunjuk Kementerian.

"20 guru ini dipersiapkan untuk berbagai ilmu dengan guru lainnya di tahun 2020. Juga akan mendidik siswa berpotensi pada matapelajaran IPA, IPS dan Matematika," ungkapnya.

Menindaklanjuti program Kemendikbud tersebut, Novrizon memaparkan, Disbudparpora Solsel akan menganggarkan dana pembinaan OSN untuk 60 orang guru IPA, IPS, dan Matematika SD di Solsel.

Sementara saat ini baru 20 guru SD di 20 sekolah dasar yang dilibatkan dalam program Kemendikbud, yang penyelenggaraan dari pihak Peeguruan Tinggi yang didatangkan dari Pulau Jawa. Dengan harapan, guru dan siswa Solsel bisa berdaya saing dalam peningkatan mutu pendidikan daerah.

"Di tahun 2020, kita akan membina 60 guru matapelajaran yang diikutsertakan dalam olimpiade sain tersebut," ungkapnya.

Pembinaan akan melibatkan guru matapelajaran terkait di tujuh Kecamatan yang ada di Solok Selatan. Pihak Disbudparpora Solsel sebut Novrizon, akan bekerjasama dengan pihak perguruan tinggi di Sumbar.

Saat ini mengalokasikan anggaran di tahun 2020, dan guru yang telah dilatih oleh Kementerian.

"Minimal 3 tahun kedepan, terlahirnya para olimpiade nasional dari putra daerah Solsel. Ini meski kita pikirkan, setelah terprogram oleh Kemendikbud," jelasnya.

Bila anggaran mencukupi, pihak dinas terkait bakal melaksanakan satu kegiatan untuk satu kecamatan. Nah, jika anggaran tidak memadai.

Minimal dilaksanakan di dua kecamatan, seperti satu kegiatan untuk Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Sungaipagu, dan Pauhduo.

Kemudian satu kegiatan lagi untuk Kecamatan Sangir, Sangir Jujuan, Sangir Balai Janggo dan Sangir Batang Hari.

"Setiap kecamatan minimal 6 orang siswa dimatangkan untuk tiga mapel tersebut," tukasnya.

Wakil Bupati Solsel, Abdul Rahman mengharapkan, program Kemendikbud ini untuk bisa mewujudkan siswa yang percaya diri untuk tampil di OSN nasional dan bisa membawa nama baik daerah.

"Harapan kita, bagaimana siswa di Solsel mampu mengharumkan nama daerah lewat olimpiade sains ini," ujarnya. (h/jef)

Reporter : Jefli /  Editor : HSP


Ikuti kami di