Harian Haluan

Harianhaluan.com

Bupati Yusuf Lubis: Parpol Agar Berhati-hati Kelola Dana Partai

Bupati Yusuf Lubis: Parpol  Agar Berhati-hati Kelola Dana Partai
Bupati Pasaman, Yusuf Lubis photo bersama usai membuka sosialisasi pemberdayaan Parpol di Lubuksikaping. YUDHI LUBIS 

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM--Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mengingatkan seluruh partai politik di daerah itu berhati-hati dalam pengelolaan anggaran partai yang bersumber dari dana APBD. 

Demikian ditegaskan oleh Yusuf Lubis saat membuka sosialisasi pemberdayaan partai politik. Kamis (17/10) di Lubuksikaping. 

Ia mengatakan, pengurus Parpol harus mematuhi mekanisme dalam pengelolaan anggaran partai politik dari pemerintah agar terhindar dari jeratan hukum. 

"Berhati-hatilah dalam mengelola anggaran partai dan harus memahami mekanismenya," katanya. 


Disebutkan, sesuai ketentuan Undang Undang Nomor 02 tahun 2011 tentang partai politik, bahwa besaran bantuan dana parpol dari APBD maupun APBN, tergantung jumlah kursi yang diperoleh parpol di lembaga legislatif DPR RI dan DPRD, baik provinsi maupun Kabupaten/Kota.

"Namun rencana pemerintah di tahun 2020, akan ada penambahan jumlah anggaran tersebut. Kita tunggu saja," ujarnya. 

Dikatakan, pembangunan politik harus mampu menumbuhkembangkan kehidupan demokrasi di tengah-tengah masyarakat, sekaligus menciptakan stabilitas daerah yang kondusif. 


"Karenanya, 60 persen anggaran bantuan partai politik dari pemerintah harus dialokasikan untuk pendidikan politik kader. Baru, 40 persen sisanya digunakan untuk operasional partai," katanya. 

Menurut Bupati Pasaman, partai politik merupakan salah satu pilar demokrasi yang perlu ditata kembali sesuai aturan yang berlaku.

"Saya meminta agar partai politik dapat memaksimalkan fungsinya, untuk negara dan masyarakat melalui pendidikan politik, pengkaderan mau pun rekrutmen anggota partai politik," ujarnya.

Kepala Kantor Kesbangpol Pasaman, Afrizal, melaporkan bahwa sosialisasi ini cukup strategis, karena bertujuan untuk membekali pengurus parpol dalam mengelola bantuan keuangan, termasuk menyusun laporan keuangannya.

"Sosialisasi dikuti 50 orang peserta dari pengurus parpol yang memperoleh kursi di legislatif DPRD Pasaman periode 2019-2024," katanya. (*)

Reporter : YUDHI /  Editor : DODI NJ


Ikuti kami di