Harian Haluan

Harianhaluan.com

Rencana Penyesuaian Tarif, PDAM Padang Ajak Stakeholder Gelar Forum Diskusi

Rencana Penyesuaian Tarif, PDAM Padang Ajak Stakeholder Gelar Forum Diskusi
Diskusi Dirut PDAM Padang bersama jajaran. 

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Untuk meningkatkan mutu dan pelayanan konsumen yang lebih baik, PDAM Kota Padang mengundang beberapa stakeholder, BPSK, Ombudsman, akademisi, PWI, YLKI, KI Sumbar dan beberapa media. Forum diskusi tersebut tentang sosialisasi penyesuaian tarif PDAM tahun 2020.

Disampaikan oleh Dirut PDAM Padang, Hendra, pihaknya berencana menyesuaikan tarif air minum di Kota Padang, sebab penyesuaian terakhir adalah pada Juli tahun 2014. Artinya sudah 6 tahun belum pernah naik.  Alasannya, sesuai dengan PP 121/2014 tentang perusahaan sumber air minum dan Permendagri No. 71 tahun 2016 tentang perhitungan dan penetapan tarif air minum.

"Serta, peraturan Walikota Padang Nomor 12 tahun 2012 yanag tidak sesuai lagi dengan situasi dan kondisi saat ini. Ditambah lagi dengan tingginya biaya operasional, biaya material, suku cadang, aksesoris, listrik, bahkan BBM-nya tarif industri," paparnya

Selanjutnya, untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan pelayanan masyarakat serta mempertahankan peningkatan kinerja  untuk menjaga kesinambungan pelayanan air minum bagi pelanggan, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi door to door kepada pelanggan.


"Nantinya, kami akan turun ke rumah warga untuk sosialisasi dengan menggandeng Camat maupun pihak Kelurahan.a Tentunya, harapan kita semua ada feedbacknya untuk kebaikan pelayanan yang lebih baik dan maksimal," ulasnya

Teranyar, pada awal November nanti, PDAM Kota Padang juga akan meluncurkan Air Siap Minum di tiga lokasi umum, diantaranya, Kantor Balai Kota Padang Aie Pacah, RSUD Rasidin dan RSUP M Djamil Padang. Kemudian, pada puncak HUT Desember, diupayakan juga akan air siap minum langsung dari kran pelanggan.

"Seterusnya, pada tahun 2020 kita akan tingkatkan lagi spot air siap minum di lokasi pelayanan publik lainnya. Berdasarkan aturan dan kondisi tersebut, maka sudah seyogyanya kami berupaya dan berencana menaikan tarif air minum," tutup Hendra. (*)

 Sumber : ist /  Editor : Agoes Embun


Ikuti kami di