Harian Haluan

Harianhaluan.com

5 Balon Ketua Kadin Padang Mencuat Jelang Muskota 19 November 2019

5 Balon Ketua Kadin Padang Mencuat Jelang Muskota 19 November 2019
 

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Jelang Musyawarah Kota (Muskota) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Padang pada 19 November 2019 mendatang, sejumlah nama kandidat bakal calon ketua mulai mengapung.

Ketua Caretaker Kadin Padang Sam Salam pada Haluan di Padang, Selasa (5/11) mengatakan saat ini ada lima bakal calon ketua yang menyatakan siap maju dalam Muskota Kadin Padang mendatang.

Mereka adalah Buchari Bachter (pengusaha, Irfan Amran (salah satu pemilik Yayasan Baiturrahmah), Dedy (pengusaha), Irawati (Anggota DPRD) dan Suhardiman dari Organda.

“Menariknya mereka semua adalah kalangan milenial atau kalangan muda sehingga dipastikan siapapun yang terpilih nantinya, semangat muda itu akan mengalir juga ke tubuh organisasi,” kata Sam.


Dikatakan Sam yang juga pemilik Hotel Lovetel di Jl. Terandam 4 No.4D, Sawahan Kota Padang tersebut, sebenarnya masa kepengurusan Kadin Padang yang lama sudah berakhir sejak 6 bulan lalu.

Namun karena belum ada Muscab untuk memilih lagi pengurus, maka dua bulan belakangan, Kadin Sumbar mengamanahkan Sam Salam untuk menjabat Ketua Caretaker Kadin Padang.

“Selama ini Kadin Padang memang bisa dikatakan vakum untuk waktu yang lama. Karenanya dengan Muskota Kadin Padang mendatang kita ingin membangkitkan lagi organisasi ini.

Oleh karena itu Muskota Kadin Padang kita mengambil tema “Reborn” atau lahirnya kembali Kadin Padang. Oleh sebab itu pemilihan Ketua Kadin Padang kali ini lebih kita gelorakan,” tambah Sam.

Dikatakannya, bakal calon yang akan mendaftar setidaknya selain harus memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin Padang yang masih aktif, juga beberapa persyaratan wajib lainnya.

Diantaranya membuat pakta integritas tidak terlibat politik uang atau money politics, kemudian masing-masing calon juga harus mensosialisasikan diri mereka melalui baliho.

Selanjutnya para kandidat juga harus mensosialisasikan diri dan programnya melalui media, baik itu koran, media sosial, online dan sebagainya. Kalau memenuhi syarat tersebut, bisa mendaftar sebagai calon ketua.

“Pendaftaran seminggu sebelum hari H atau pemilihan di Sekretariat Kadin Padang yang kini berkantor di Sekretariat Kadin Sumbar di GOR. Kalau semua persyaratan terpenuhi, baru ditetapkan jadi calon.

Nantinya mereka akan dipilih dalam Muskota. Sistemnya one man ove vote. Satu anggota, satu suara. Ada sekitar 90 suara pengurus yang mengantongi KTA yang akan  diperebutkan oleh masing-masing calon,” jelasnya.

Dikatakannya lagi, setidaknya akan ada 250 peserta dari Kadin Sumbar dan daerah yang akan hadir dalam Muskota Kadin Padang yang rencananya akan diadakan di Kyriad Bumiminang Hotel tersebut.

“Kalau soal persiapan Muskota Kadin Padang, sejauh ini sudah sangat siap kita untuk melaksanakannya. Persiapan kita bisa dibilang sudah maksimal.  Tinggal lagi menunggu bakal calon yang mendaftar,” tuturnya. 

Dikatakan Sam, suksesnya Muskota Kadin Padang adalah barometer untuk kesuksesan pemilihan pengurus Kadin kabupaten/kota lainnya. Oleh karena itu, Muskota Kadin Padang ini sangat penting.

“Target kita pada tahun 2020, konsolidasi kadin di kabupaten/kota bisa tuntas. Selain Padang, ada beberapa daerah yang juga sudah habis masa kepengurusannya sehingga perlu muscab,” katanya lagi.

Diantara daerah yang sudah habis masa kepengurusan Kadinnya menurut Sam adalah Kabupaten Dharmasraya, Sijunjung, Agam, Pasbar dan Payakumbuh. Daerah tersebut menjadi PR selanjutnya bagi Kadin Sumbar. (h/ita)

 

 

Reporter : afrianita /  Editor : Heldi


Ikuti kami di