Harian Haluan

Harianhaluan.com

Maaakkkk..! Bocah 6 Tahun di AS Bawa Pistol Penuh Peluru ke Sekolahnya

Maaakkkk..! Bocah 6 Tahun di AS Bawa Pistol Penuh Peluru ke Sekolahnya
Ilustrasi 

OHIO, HARIANHALUAN.COM - Seorang bocah berusia 6 tahun di Ohio, Amerika Serikat (AS), kedapatan membawa sebuah pistol yang terisi peluru ke sekolahnya. Pistol itu dibawa di dalam tas ranselnya.

Seperti dilansir CNN, Sabtu (9/11/2019), bocah yang baru duduk di bangku kelas satu Sekolah Dasar (SD) bernama Kids Care Elementary di Columbus, Ohio, ini membawa sebuah pistol semi-otomatis yang penuh terisi peluru. Pistol itu dibawa di dalam tas ranselnya.

Kepolisian setempat menyebut insiden ini terjadi pada Rabu (6/11) waktu setempat. Pihak sekolah menemukan pistol tersebut saat bocah yang tidak disebut namanya itu, memberitahu seorang temannya soal senjata api yang dibawanya di dalam tas.
Teman bocah itu melaporkannya kepada salah satu guru. Pihak sekolah kemudian menyita pistol itu dan menghubungi polisi setempat.

Belakangan diketahui pistol itu merupakan milik kakek dari bocah tersebut dan dilaporkan hilang sehari sebelumnya. Detektif Dave Bucy, yang bertugas di unit kejahatan bersenjata pada kepolisian setempat, menyebut alasan bocah itu membawa pistol ke sekolah tidak diketahui secara jelas.


"Saya pikir itu (didorong) rasa ingin tahu," ucap Bucy dalam konferensi pers. "Saya pikir mungkin itu seperti, 'Lihat apa yang saya bawa di tas saya', semacam itu," imbuhnya.
Mengingat bocah itu masih di bawah umur dan belum bisa bertanggung jawab, dia tidak dijerat dakwaan apapun dalam kasus ini. Namun kepolisian setempat masih menyelidiki kasus ini secara menyeluruh.

Dituturkan Bucy, situasi di sekolah dasar tersebut bisa berujung berbeda dan bahkan lebih buruk. "Saya pikir sangat jelas bahwa ini bisa saja menjadi hari yang terburuk yang bisa dialami sekolah tersebut," sebutnya.

Bucy lantas mengimbau setiap pemilik senjata api untuk menjaga senjata mereka dengan aman di mana saja. "Menjauhkan senjata api dari anak-anak menjadi keharusan dan bukan permintaan semata," tandasnya.(*)

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA


Ikuti kami di