Harian Haluan

Harianhaluan.com

Balon Gubernur Sumbar, Nasrul Abit Daftar ke Gerindra

Balon Gubernur Sumbar, Nasrul Abit Daftar ke Gerindra
Wagub Sumbar, Nasrul Abit, saat menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon gubernur Sumbar untuk Pilkada 2020 mendatang. Berkas diterima oleh Ketua Tim Penjaringan Cakada Gerindra Sumbar, Syafruddin Putra Datuak Sunggono. IST 

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit (NA), resmi mendaftar ke Gerindra sebagai bakal calon gubernur (bacagub) untuk Pilkada Sumbar 2020. Meski berstatus partai pemenang Pemilu dengan 14 kursi di DPRD provinsi, NA yang juga Ketua DPD Gerindra menegaskan bahwa partainya tetap membuka peluang menjalin koalisi dengan partai lain.

Nasrul Abit menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bacagub ke Kantor DPD Gerindra pada hari terakhir dibukanya pendaftara, Jumat (15/11). Kedatangannya bersama sejumlah pendukung disambut oleh Ketua Penjaringan Cakada DPD Gerindra Sumbar, Syafruddin Putra Datuak Sunggono.

"Gerindra adalah partai bersama, siapa pun punya hak mendaftar sebagai calon dari Gerindra. Tim penjaringan telah dibentuk dan bekerja dengan baik sampai hari terakhir. Saya sengaja mendaftar di terakhir demi membukakan pintu bagi siapa saja yang ingin mendaftar ke Gerindra," kata Nasrul Abit kepada sejumlah wartawan.

NA mengaku belum berencana mendaftarkan diri ke partai lain. Namun, jika DPP mengarahkan untuk melakukannya, maka ia sebagai kader akan melaksanakan arahan tersebut. “Di Gerindra sendiri, ada penilaian dari DPP, tapi yang diutamakan tentu kader sendiri, dengan melihat kinerja, elektabilitas, kemampuan, popularitas, dan lain sebagainya,” katanya lagi.


Selain itu menurutnya, butuh kebersamaan untuk membangun Sumbar ke depan. Dengan demikian, Gerindra Sumbar tetap membuka peluang untuk berkoalisi dengan partai lain, meski pun dengan 14 kursi yang dimiliki di DPRD provinsi, Gerindra seyogyanya bisa mengusung pasangan calon tanpa harus berkoalisi.

"Tentu saja peluang koalisi itu ada, posisi calon wakil gubernur kan ada. Nanti bisa saja koalisi jadi dua partai, tiga partai, atau lebih banyak. Itu semua tergantung arahan DPP Gerindra di pusat," sebutnya.

Sementara itu, usai menerima seluruh berkas pendaftaran dari Nasrul Abit, Ketua Penjaringan Calon Kepala Daerah DPD Partai Gerindra Sumbar, Syafruddin Putra Datuak Sunggono mengatakan, hingga kini sudah ada tiga tokoh yang mendaftarkan diri sebagai balon gubernur, selain itu dua tokoh lain juga mengajukan diri sebagai bakal calon wakil gubernur ke partai besutan Prabowo Subianto itu.

"Ada dua berkas pendaftaran sebagai bakal calon wagub, yaitu Bupati Agam Indra Catri dan Mantan Bupati Tanah Datar Shadiq Pasadigoe. Sementara tiga lainnya mendaftar sebagai bakal calon gubernur, yaitu Mulyadi, Edriana, dan Nasrul Abit. Nanti seluruh berkas akan kita kirim ke DPP," sebutnya. 

Jejak Nasrul Abit

Nasrul Abit, selama ini dikenal sebagai pemimpin yang mengenal daerah, berpengalaman, dan mengerti dengan persoalan serta cekatan dalam mencari solusi dan jalan keluar. Atas dasar pertimbangan itulah, kemudian banyak dukungan agar mantan Bupati Pesisir Selatan itu maju sebagai Calon Gubernur Sumatera Barat.

Selain itu, berpasangan dengan Gubernur Irwan Prayitno, Nasrul Abit juga dikenal sebagai sosok pemimpin yang mampu menjaga keharmonisan, tidak hanya dengan Gubernur, tapi juga dengan bawahannya. Serta, telah terbukti melakukan pembangunan dan perbaikan di segala bidang. 

Nasrul Abit berkomitmen untuk lebih memajukan Sumbar dan menyesuaikan semua program daerah dengan program-program nasional agar "Sumbar Unggul di Segala Bidang" bisa terwujud. Nasrul selama ini diketahui kerap melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar semua yang diharapkan dapat tercapai tepat sasaran.

Nasrul Abit menegaskan, pengamalan sebagai Bupati Pesisir Selatan selama 10 tahun dan, berhasil menarik Dana APBN dan dana APBD Provinsi agar ikut membangkitkan Kabupaten Pesisir Selatan dari daerah ketertinggalan serta, sebagai Wakil Gubernur Sumatera Barat, menjadi salah satu modal untuk meneruskan kepemimpinan Sumatera Barat Lima tahun kedepan.

Meski banyak kalangan memprediksi atmosfer Pilgub Sumbar 2020 akan memanas, namun Nasrul Abit mengimbau kepada semua pihak untuk dapat saling menjaga suasana dan situasi agar tetap kondusif. Konsestasi Pilgub kata Nasrul Abit, bukanlah ajang saling menjatuhkan tapi sebagai sarana bagi masyarakat memilih pemimpin yang telah terbukti berpengalaman, peduli pada rakyat dan telah mengenal Sumbar secara utuh.

Diketahui, selain birokrat berpengalaman, Nasrul Abit juga dikenal sebagai tokoh yang berani mengambil resiko dalam pekerjaan. Terutama, untuk kepentingan masyarakat Sumatera Barat. Terbukti, pada bulan September lalu, ia membuat gebrakan yang cukup mencuri perhatian dengan berani datang ke zona tragedi kemanusiaan Wamena untuk memastikan nasib para perantau Minang yang ada di sana. (h/isq)

Reporter : Ishaq /  Editor : Heldi


Ikuti kami di