Harian Haluan

Harianhaluan.com

Bupati Hendrajoni Bantu Pembangunan Masjid Nurul Ulum Rp25 Juta

Bupati Hendrajoni Bantu Pembangunan Masjid Nurul Ulum Rp25 Juta
Bupati Hendrajoni menyerahkan bantuan secara simbolis sebesar Rp25 juta untuk Masjid Nurul Ulum Barung-Barung Belantai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Minggu (17/11). OKIS 

PAINAN,HARIANHALUAN.COM- Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta untuk Masjid Nurul Ulum Barung-Barung Belantai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Minggu (17/11).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis pada acara Tabliq Akbar dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tingkat Kecamatan daerah setempat. 

Hadir pada acara tersebut, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Tanjung, anggota DPRD Pesisir Selatan daerah pemilihan 2, Robi Binur dan Mahmud Yoserizal, Camat Koto XI Tarusan, Deny Anggara, SSTP, Kapolsek Koto XI Tarusan, Wali Nagari dan anggota majelis taklim se-Kecamatan Koto XI Tarusan.

Bupati dalam sambutannya mengungkapkan rasa kagumnya terhadap kemampuan santri TPQ dan TPSQ dari berbagai masjid yang tampil pada acara tersebut.


"Saya salut dengan penampilan anak-anak tadi. Mulai dari pidato, membaca ayat ayat pendek, dan praktek shalat jenazah, semuanya baik," ucapnya.

Saking senang bupati, pada saat mengakhiri sambutannya, langsung memberikan hadiah kepada para santri yang turut mengikuti lomba saat itu. 

Sebagaimana diketahui, acara Tabliq Akbar di Masjid Nurul Ulum juga ditampilkan anak santri TPQ/TPSQ diantaranya da'i cilik, hafalan ayat ayat pendek serta praktek shalat jenazah.

Bupati Hendrajoni berpesan kepada pengurus masjid dan pemerintah nagari agar terus menggiatkan aktifitas di setiap masjid yang ada.

Pada kesempatan itu, ia juga memaparkan keberhasilan pembangunan selama pemerintahannya.

Menurutnya, pemerintah daerah telah melaksanakan pembangunan Irigasi Sawah Laweh di Kecamatan Koto XI Tarusan untuk mengairi sawah seluas 3.300 Ha dengan biaya Rp240 milyar.

Pada sektor kesehatan, dari 20 unit Puskesmas saat ini, sudah 13 menjadi Puskesmas Rawat Inap, sementara sisanya ditargetkan 2021 tuntas.

"Puskesmas Barung-Barung Belantai pada 2020 akan menjadi Puskesmas rawat inap," tuturnya. 

Prestasi lainnya, pendidikan Pessel yang semula sempat menempati  posisi buncit di Sumatera Barat, namun pada 2017 melejit menjadi nomor 5 di Sumbar. (kis)

Reporter : OKIS MARDIANSYAH /  Editor : Dodi


Ikuti kami di