Harian Haluan

Harianhaluan.com

Divonis 20 Tahun,  Bos First Travel Dijebloskan ke Lapas Gunung Sindur

Divonis 20 Tahun,  Bos First Travel Dijebloskan ke Lapas Gunung Sindur
Bos First Travel, Andika Surachman (Lamhot Aritonang/detikcom) 

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Jaksa melakukan eksekusi terhadap bos First Travel, Andika Surachmake Lapas Gunung Sindur dari sebelumnya ditahan di Rutan Kelas II B Cilodong Depok.

 Vonis 20 tahun penjara  sudah dinyatakan inkrah. "Kalau untuk terpidana otomatis sudah dieksekusi, surat perintahnya saya rasa sudah ada juga instruksi," kata Kajari Depok, Yudi Triadi, di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (18/11/2019).

Sementara Kapuspenkum Kejagung, Mukri, mengatakan istri Andika, Anniesa Hasibuan dieksekusi ke Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung. Hal yang sama dilakukan kepada adik Anniesa, Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki Hasibuan.


"Untuk eksekusi terpidananya sudah dilakukan. Khusus untuk dua terpidana sudah dilakukan di Lapas Wanita di Bandung. Laki-lakinya di Lapas Gunung Sindur," kata Mukri dihubungi terpisah.


Mukri mengatakan para terpidana dieksekusi di lapas yang berada di Jawa Barat (Jabar) atas pertimbangan lokasi dan peristiwa pidana yang terjadi di daerah Jabar.

"Kalau ini kan berdasarkan locus delicti mengingat penanganan perkara ini di Depok, Jabar. Kemudian melakukan upaya hukum bandingnya di Jabar, kasasinya di DKI Jakarta. Namun melihat locus dan delicti-nya di Jabar maka eksekusinya di Jabar," jelas Mukri.


Sementara itu, pengacara Andika dan Anniesa Hasibuan, Boris Tampubolon, membenarkan kliennya sudah dieksekusi jaksa. 
"Iya sudah, Andika sudah dipindah ke Lapas Gunung Sindur. Anniesa dipisah, di Lapas Wanita IIA Bandung Sukamiskin," kata Boris dikonfirmasi terpisah.

Boris menambahkan pihaknya dalam waktu dekat akan mengajukan upaya hukum peninjauan kembali (PK). 

Dia mengaku menemukan novum atau bukti baru, ia berharap nantinya hakim akan sependapat dengan permohonannya bahwa kasus tersebut masuk ke ranah perdata sehingga kliennya hanya membayar ganti rugi dan lepas dari hukuman pidana.(dtc)

 Sumber : Detik.Com /  Editor : Dodi


Ikuti kami di