Harian Haluan

Harianhaluan.com

Nasrul Abit Imbau Guru “Berjiwa Guru”

Nasrul Abit Imbau Guru “Berjiwa Guru”
Wagub Sumbar, Nasrul Abit, saat menghadiri Konferensi Provinsi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumbar tahun 2019, Sabtu (7/12). IST 

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Guru yang memang memiliki “jiwa seorang guru” jauh lebih baik ketimbang guru yang hanya sekadar guru dan menganggap itu hanya sebuah pekerjaan. Jiwa seorang guru penting tertanam dalam diri setiap pengajar karena akan berdampak pada kualitas pembelajaran di dalam kelas mau pun luar kelas.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit dalam acara Konferensi Provinsi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumbar tahun 2019, Sabtu (7/12). Nasrul meyakini, keikhlasan menjadi landasan dasar seorang guru dapat dianggap memiliki “jiwa seorang guru”.

"Agar guru memiliki jiwa guru, maka dalam melaksanakan tugas keprofesiannya, guru juga harus mendapatkan hak-hak yang layak. Salah satu hak dasar guru yang makin tergerus adalah hak mendapatkan perlindungan hukum dari tindak kekerasan, ancaman, perlakuan diskriminatif, intimidasi, atau perlakuan tidak adil dari pihak peserta didik, orang tua peserta didik, masyarakat, birokrasi, atau pihak lain," kata Nasrul lagi.

Nasrul Abit juga mengatakan, banyaknya kasus yang terjadi dalam dunia pendidikan hari ini membuat banyak guru yang tidak lagi nyaman dan bebas melaksanakan tugas mendidik dan mengajar.


"Ada guru yang dibully oleh siswanya sendiri, tetapi tidak bisa berbuat banyak karena takut dilaporkan ke aparat penegak hukum. Perlakukan dan tindak kekerasan, ancaman, intimidasi, dan diskriminatif yang diterima guru membuat guru mencari posisi aman dengan tidak lagi memaksimalkan fungsinya sebagai pendidik. Kondisi inilah yang membuat guru kehilangan jiwa gurunya," kata Nasrul lagi. (h/rel)

Reporter : Ishaq /  Editor : Heldi


Ikuti kami di