Harian Haluan

Harianhaluan.com

Home »

ekbis

Jorong Tareh Labuah Gunung Bakal Jadi Kampung Gula Semut

Jorong Tareh Labuah Gunung Bakal Jadi Kampung Gula Semut
Pabrik gula semut yang berlokasi di Jorong Tareh, Nagari Labuah Gunung. ZULKIFLI 

LIMAPULUH KOTA,HARIANHALUAN.COM—Mesin pabrik gula semut yang berlokasi di Jorong Tareh, Nagari Labuah Gunung, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota,sudah datang, kini tengah dilakukan pemasangan oleh operatornya.  Peralatan pabrik gula semut tersebut, dirakit di Bogor Jawa Barat.

            Diharapkan bulan ini juga akan dilaksanakan ujicoba mesin dengan memproduksi gula semut. Kalau tak ada aral melintang maka bulan depan pabrik akan beroperasi sepenuhnya untuk memproduksi gula semut. Akhirnya. air nira tak lagi jadi bahan tuak, langsung dibeli oleh pihak pengelola pabrik.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Limapuluh Kota, melalui Kabid Sarana Prasarana Debby dan Kasi Non Agro setempat, Ambrinaldi yang dihubungi Minggu, mengatakan, peralatan mesin sudah dipasang sejak tiga hari yang lalu. Sehingga usaha tersebut, diharapkan berjalan lancar dan bakal mampu meningkatkan ekonomi masyarakat petani pemilik enau di daerah tersebut, yang bergabung dalam kelompok Mutiara di Jorong Tareh.

             “Ya, peralatan pabrik sudah datang dan tengah dipasang di Jorong Talaweh saat ini untuk memproduksi berbagai minuman mulai air niro pres siap saji, air niro segar termasuk produksi gula semut dan saka enau, ungkap keduanya.


            Sebelumnya diberitakan, peralatan pabrik tersebut, dibiayai sepenuhnya dengan dana DAK tahun 2019 sekitar Rp1,6 miliar untuk empat paket, alat untuk pengolahan nira pres siap saji kerjasama dengan Balai Besar Industri Bogor, alat pagkaging gula semut, mesin pagkaging   air niro pres siap saji dan alat pemasak air niro pakai boiler atau penghasil uap panas.

            Untuk produksi awal gula semut diargetkan sekitar 100 kg perhari dengan kapasitas dua tangki penapung air niro masing masing 500 leter. Kelompok akan menjual dan memasarkan sebanyak 2 ton per 20 hari. Untuk menampung air niro masyarakat di sentra niro nagari lain, pihak pabrik menyediakan container seberat 18 ton, sebut Amrinaldi.

            Dikatakannya, untuk para penghasil air niro di sejumlah tempat guna menguapkan air niro sebelum dibawa ke pabrik gula semut masih akan menggunakan peralatan tradisional memakai kuali besar dengan memakai kayu api. Mudah mudahan pabrik gula semut satu satunya di Sumatera Barat, bakal beroperasi secepatnya tahyn depan.

Selain itu, air niro yang diolah menjadi berbagai cita rasa itu, diharapkan mampu  meningkatkan perekonomian masyarakat petani Aren utamanya di Labuah Gunung dan sekitarnya. “Kita mengapresiasi kelompok yang telah berupaya memunculkan gagasan untuk mengolah air niro menjadi gula demut dan berbagai minuman lainnya, “kata Amrinaldi menambahkan.

Bangunan pabrik sebelumnya sudah direncanakan dengan matang untuk memproduksi gula semut dan berbagai olahan dari bahan dasar air niro. “Kita sudah manfaatkan sejak awal Januari lalu. Meski belum banyak, namun 25 persen dari air niro yang dihasilkan dari daerah ini telah kita buat untuk gula semut. Utuk membuat gula semut kualitas air niro atau PH yang ada,” ujarAmrinaldi.

Nagari Labuah Gunung merupakan penghasil niro terbesar di Limapuluh Kota. Keberadaan air niro itu merupakan bahan utama untuk memproduksi gula semut dan saka niro. Untuk itu kegiatan mengolah air niro menjadi saka niro dan gula semut, sudah lama menjadi mata pencarian warga setempat. Di samping usaha pengolahan air niro menjadi gula semut bahkan ada yang dikelola secara pribadi untuk dijadikan bahan baku minunan niro segar maupun air niro yang diolah terlebih dahulu. (h/zkf)

Reporter : ZULKIFLI /  Editor : Dodi


Ikuti kami di