Harian Haluan

Harianhaluan.com

AKSI 'WO' PS SOLSEL

Asrov PSSI Sumbar akan Panggil Panpel Final Soeratin U17

Asrov PSSI Sumbar akan Panggil Panpel Final Soeratin U17
Pemain U17 PSP Padang berjibaku dengan pemain PS Solsel pada final Soeratin U17. Sayangnya final menarik ini dinodai aksi WO pemain Solsel gara-gara menilai wasit tak adil. Ist 

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Ketua Asprov PSSI Sumatera Barat, Indra Datuak Rajo Lelo mengatakan, keputusan memberi penalti bagi sebuah tim dipegang oleh wasit utama.

"Walaupun wasit garis mengangkat bendera pelanggaran, namun jika wasit memutuskan tidak ada pelanggaran (di kotak penalti), maka tidak ada (penalti)," kata Indra saat dihubungi terkait aksi Walk Out (WO) PS Solsel pada Final Piala Soeratin U17 Sumbar di Stadion H. Agus Salim Padang, Minggu (9/12).

Indra mengaku belum menerima surat aksi Walk Out PS Solsel dari panitia atau pengawas pertandingan lantaran dirinya sedang berada di luar kota dan tak menyaksikan langsung pertandingan tersebut.

"Jika mereka tidak menerima, yah silahkan saja WO dan dianggap, jika tak puas terhadap kinerja wasit, selesaikan dulu pertandingan, bukan menarik semua pemain disaat pertandingan berlangsung," katanya.
Tindakan yang dilakukan oleh PS Solsel menurut Indra telah benar jika merasa dirugikan oleh wasit pada saat pertandingan sepakbola.


"Namun bukan membuat surat protes lalu menarik semua pemain di tengah pertandingan, itu salah juga," tuturnya.

Indra belum mau berspekulasi terkait apa sanksi yang akan diberikan kepada PS Solsel terkait aksi WO mereka di tengah pertandingan.

"Nanti saya tanya dulu kepada panitia pertandingan dan mendengarkan laporan mereka. Jika ada kejanggalan akan kita tindak," katanya.

Ia mengklaim selalu menekankan kepada setiap wasit agar bersikap netral di setiap pertandingan sepakbola. Bahkan pihaknya tak segan memberikan sanksi tegas jika terbukti melakukan pelanggaran.

"Saya akan sanksi oknum wasitnya jika mendapat laporan pelanggaran dari pengawas pertandingan dan kita evaluasi. Bahkan tidak kita turunkan oknum wasit yang seperti itu pada pertandingan selanjutnya," katanya.

Terpisah, Wakil Ketua Tim Penyelidikan Satgas Anti Mafia Bola Polda Sumbar, Iptu Rifki Yudha Ersanda menyebut saat ini pihaknya tengah fokus pada pertandingan Liga 1.

"Untuk sementara kami masih monitor di Liga 1, tapi nanti kami koordinasikan dengan pimpinan terlebih dahulu untuk tindak lanjutnya," katanya singkat. []

Reporter : Ist /  Editor : DavidR


Ikuti kami di