Harian Haluan

Harianhaluan.com

Home »

Gugatan Faldo Maldini Ditolak MK, Aldi Taher: Saya Tawarkan Dia Jadi Jubir?

Gugatan Faldo Maldini Ditolak MK, Aldi Taher: Saya Tawarkan Dia Jadi Jubir?
Aldi Taher 

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pasca ditolaknya gugatan bakal calon Gubernur Sumbar Faldo Maldini di Mahkamah Konstitusi (MK), berbagai tanggapan mulai mengemuka. Salah satunya dari kompetitor Faldo di Pilkada Sumbar 2020 mendatang, yakni, Aldi Taher. Menurut Aldi, putusan itu membuat peluang Faldo untuk berjuang di Pilkada Sumbar menipis. 

"Faldo bersabar nunggu lima tahun lagi," kata Aldi dalam pesan WhatsApp kepada harianhaluan.com, Rabu (11/12) sore. 

Tidak itu saja, Aldi Taher pun membuka pintu selebar-lebarnya kepada Faldo Maldini jika berkenan menjadi juru bicaranya (jubir) sebagai tim pemenangan. "Aldi Taher juga menawarkan adiaknyo Faldo Maldini jadi jubirnya sebagai tim pemenangan," tulisnya kemudian.

Selain itu, Aldi Taher juga berkelakar, jika Faldo berkenan, bisa menghibahkan sisa billboard dan baliho yang sudah disewa kepadanya. "Kita juga berharap Faldo mau menghibahkan sisa billboard dan baliho yang sudah disewanya," sebut Aldi. 


Sebelumnya, permohonan Faldo Maldini dan sejumlah politikus muda terhadap batas usia kepala daerah dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah ditolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Faldo menilai bahwa keberpihakan kesempatan bagi anak muda akan menjadi sebatas ucapan.

Faldo memandang bahwa putusan itu akan menghambat regenerasi kepemimpinan nasional. Sehubungan dengan dengan kepemimpinan dan usia, dia menyinggung diangkatnya Sanna Marin yang diangkat menjadi Perdana Menteri Finlandia pada usia 34 tahun. Karena gugatannya ditolak MK, Faldo tidak bisa maju sebagai calon gubernur Sumbar. 

Beberapa waktu belakangan Faldo telah menyampaikan rencananya itu kepada publik melalui media massa dan ketika turun langsung ke tengah masyarakat di banyak daerah di Sumbar. Walaupun begitu, ia menegaskan bahwa ia akan melanjutkan apa yang sudah ia lakukan di Sumbar. Sehubungan dengan UU Pilkada, Faldo yakin PSI akan memperjuangkan revisi peraturan itu bila masuk ke DPR RI pada pemilu 2024. (*)

 Editor : Agoes Embun


Ikuti kami di